Desember 8, 2022

Berita Surabaya

SURYA.co.id, SURABAYA – Setelah sempat vakum selama dua tahun karenan pandemi Covid-19, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS dan Keluarga Mahasiswa (KM) ITS kembali menggelar Renungan Suci dalam Aksi Sepuluh November, Jumat (11/11/2022) malam.

Mereka menggelar Acara Kilas balik 10 Nopember di Kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Sepuluh November, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Aksi Sepuluh November BEM ITS-KM ITS, yakni rangkaian kegiatan yang dimulai pada 29 Oktober 2022 berupa napak tilas perjuangan, mengunjungi makam pendiri ITS untuk melakukan doa dan tabur bunga, dilanjutkan dengan Diskusi Lintas Pergerakan pada 7 November, dan ditutup dengan acara di TMP tersebut.

Sekitar 1200 mahasiwa ITS dari 7 fakultas dan 39 jurusan, berangkat dari Stadion ITS dengan menggunakan mobil dan sepeda motor.

Untuk mengurangi banyaknya peserta konvoi sepeda motor dan meminimlakan resiko di jalan, panitia juga telah menyiapkan 3 mobil patwal, 2 bus, 19 truk, 1 ambulance.

Sampai di TMP 10 November Surabaya, mereka berkumpul sesuai dengan jurusan dan fakultas masing masing dan memulai acara sekitar pukul 21.00 WIB.

Mengambil tema ‘Bangkitnya Sejarah ITS dalam 10 Nopember’, BEM ITS hendak menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan 10 November para pahlawan yang juga menjadi hari kelahiran kampus ITS 62 tahun yang lalu.

Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne ITS dilanjutkan sambutan dari Reyhan Noval selaku ketua pelaksana renungan, yang menekanan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan rekan-rekan mahasiswa Lebih memahami sejarah ITS, mengambil hikman dan nilai-nilai luhur serta menerapkannya di bidang akademik dan non akademik.

Selanjutnya, Dr Eng Yeyes Mulyadi mewakili Direktorat Kemahasiswaan ITS memberikan sabutan yang menjelaskan bahwa acara seperti ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh mahasiswa ITS sejak dulu, bahkan semenjak ia menjadi mahasiswa juga sudah ada.

Kegiatan ini penting, seperti halnya Lagu Hymne ITS yang mengandung semangat dan nilai-nilai perjuangan bangsa, juga nama ITS yang mengabadikan semangat perjuangan 10 November.

Mahasiwa ITS berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Pada 10 November merupakan perjuangan para pejuang di Surabaya dalam dengan kegiatan ini diharapkan semua mengenal dan memahami dan tidak melupakan perjuangan para pahlawan.

“Jangan pernah lupakan perjuangan para pahlawan kita. ITS itu selalu mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, toleransi selalu dijunjung, terutama mahasiswa baru, harus terus Bersatu, saling toleransi , saling membantu sesama mahasiswa. jangan lupa kita doakan para pahlawan semoga mendapatkan kemuliaan di sisi Allah.” pungkas Yeyes.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.