Desember 4, 2022

3 menit

Kultum singkat yang menyentuh hati bisa jadi opsi untuk disampaikan dalam berbagai momen. Berikut beberapa contohnya. Walau ringkas, tapi bermakna!

Kultum atau kuliah tujuh menit dikenal oleh masyarakat sebagai model ceramah singkat untuk mengisi berbagai kegiatan.

Berbeda dengan ceramah pada umumnya tidak dibatasi waktu, materi kultum dibatasi durasinya; selama tujuh menit atau sesingkat mungkin.

Nah, di antara beberapa materi kultum yang menarik untuk disampaikan, kultum singkat yang menyentuh hati dapat menjadi alternatif tepat.

Itu karena kultum singkat yang menyentuh hati pasti berhubungan erat dengan masyarakat dan paling penting, cocok disampaikan dalam berbagai acara.

Artikel ini secara khusus akan memberikan beberapa contoh kultum singkat yang menyentuh hati.

Siapa tahu bisa dijadikan acuan. Simak, yuk!

3 Contoh Kultum Singkat yang Menyentuh Hati

1. Kultum Singkat yang Menyentuh Hati Berjudul: Manusia yang Lalai dengan Waktu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan yang maha esa yang sudah memberikan berbagai rezeki dan kemudahan sehingga kita bisa berkumpul di hari yang insyaAllah diberkahi-Nya.

Tidak lupa, selawat serta salam mari kita kirim kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam seorang tauladan sejati dan tokoh yang wajib kita teladani.

Lewat kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin berterima kasih kepada panitia atau pihak penyelenggara yang sudah memberikan saya waktu untuk memberikan kultum singkat.

Kultum yang saya akan sampaikan berjudul: Manusia yang lalai dengan waktu.

Mengenai waktu, semua manusia di bumi ini mempunyai durasi yang sama, yakni 24 jam dalam sehari.

Namun yang membedakan, ada orang yang memanfaatkan waktu sebaik mungkin, ada pula orang yang abai atau lalai dengan waktu.

Orang yang lalai ini merasa, hidupnya panjang dan bisa melakukan berbagai kebaikan di lain hari.

Rasul pun dalam sebuah hadis sudah memberi tahu, jika ada dua buah nikmat yang dilupakan oleh manusia, pertama adalah kesehatan, dan kedua adalah waktu luang.

“Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari)

Hadis tersebut memberikan peringatan, kalau ternyata dengan abai terhadap waktu, itu sebenarnya kita telah tertipu.

Padahal jika waktu bisa dimanfaatkan dengan baik, kita akan mendapat banyak manfaat.

Terlebih lagi, jangan sampai kita mengerjakan berbagai amalan sampai menunggu umur tua, sebab kita tak pernah tahu kapan ajal menjemput.

Bisa hari ini, besok, atau minggu depan. Oleh sebab itu, mari kita manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

Syukuri nikmat waktu yang diberikan Allah dengan melakukan hal-hal positif.

Itulah kultum singkat yang dapat saya sampaikan, semoga ada manfaatnya.

Terima kasih…

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

2. Contoh Kultum Singkat yang Menyentuh Hati dengan Judul: Seni Menyiapkan Kematian

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Segala puji bagi Allah sang pencipta alam, sang maha esa yang sudah memberikan banyak rezeki kepada kita semua.

Tidak lupa, semoga selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga sampai kepada kita selaku umatnya yang InsyaAllah taat dengan sunah-sunahnya.

Dalam acara yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan kultum mengenai seni menyiapkan kematian.

Sebab sejatinya, mati adalah hal pasti, berbeda dengan hal lain, kematian adalah sebuah keniscayaan.

Sesuai dengan penggalan ayat Al-Qur’an yang berbunyi:

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati…” (QS. Ali Imran: 185)

Namun di antara umat manusia banyak luput akan hal ini. Merasa aman dan nyaman jika kematian akan tak akan dalam waktu dekat.

Akibatnya mereka saring lalai dalam beribadah dan tak jarang justru melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Padahal, mengingat mati adalah ciri orang cerdas.

Sementara yang abai dengan kematian, disebut Rasul sebagai manusia yang lemah.

“Orang cerdas adalah orang yang rendah diri dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, dan orang lemah adalah orang yang mengikutkan dirinya pada hawa nafsunya dan berangan-angan atas Allah,” (HR. al-Tirmidzi, Ibnu Majah dan lainnya).

Lantas, apa yang bisa kita lakukan dalam menyiapkan kematian, selain mengingatnya?

Ada beberapa hal yang perlu kita kerjakan sekarang juga, yakni:

  1. Beramal saleh sekarang juga, minimal dengan hal-hal kecil;
  2. Menghindari perbuatan tercela;
  3. Lekas bertaubat jika berbuat salah.

Ketiga hal di atas adalah cara sederhana, tapi harus diakui sangat sulit dilakukan.

Tak mengapa, cobalah kita lakukan langkah demi langkah setiap harinya, itu karena hal besar semuanya berasal dari langkah kecil.

Terakhir, marilah kita berdoa agar Allah memberikan kematian yang baik kepada kita dan kita bisa dipertemukan kembali di surga Allah. Aamiin.

Sekian dari saya, semoga di dalamnya ada manfaat.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

3. Kultum Singkat dari Aa Gym, Berjudul: Gelisah karena Akhirat

sumber: ceramahmotivasi.com

***

Itulah beberapa contoh kultum singkat yang menyentuh hati.

Semoga bermanfaat, Property People.

Temukan bacaan menarik lainnya di Berita.99.co.

Selalu pantau Google News untuk mendapatkan informasi terbaru dari Berita 99.co Indonesia.

The Mansion Jasmine Boulevard adalah hunian yang berkelas di daerah Parung, Bogor.

Informasi lebih lengkap, kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.