Desember 4, 2022

4 menit

Simak cara menghilangkan jamur pada kucing secara alami. Si Meng di rumah dijamin sembuh kurang dari dua minggu saja!

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan favorit selain anjing dan kelinci.

Tampangnya yang lucu dan tingkahnya yang menggemaskan menjadi faktor utama mengapa hewan populer.

Sayangnya, kucing dinilai sebagai jenis hewan yang cenderung mudah terserang penyakit.

Itu lah mengapa ketika memelihara kucing, mereka harus disutik beberapa vaksin.

Fungsinya adalah agar selalu sehat dan tidak membawa penyakit bagi para majikannya.

Salah satu problema kesehatan yang sering menyerang kucing adalah jamur kulit.

Nah, kalau Si Empus di rumah sedang menderita penyakit jamuran, simak cara menghilangkan jamur pada kucing di bawah ini!

Hasilnya dijamin langsung terlihat dalam dua minggu saja!

Jenis Jamur di Tubuh Kucing

obat kutu kucing

Sebelum kita mempelajari cara menghilangkan jamur pada kucing, yuk ketahui jenis-jenisnya terlebih dahulu.

Jenis jamur pada kucing di antaranya adalah:

  • Yeast: Infeksi jamur yang menyerang telinga
  • Eosinophilic Granuloma: Jamur yang menyerang hidung dan mulut
  • Ringworm: Jamur berbentuk lingkaran pada badan dan telinga
  • Ketombe: Jamur berwana putih di badan kucing
  • Jerawat: Jamur yang tumbuh di dagu kucing
  • Stud Tail: Jamur pada ekor kucing yang menyebabkan keluarnya minyak berlebih
  • Pijal: Jamur yang membut kulit kucing berkerak
  • Scabies: Campuran jamur dan tungau di kepala kucing
  • Jamur Rontok: Semacam scabies tetapi membuat bulu rontok
  • Lice: Jamur yang membuat kulit kucing sangat kering
  • Alergic Dermatitis: Jamur yang tumbuh akibat reaksi alergi dari obat atau makanan dan minuman kucing

Penyebab Jamur pada Kucing

Cara menghilangkan jamur pada kucing harus ditangani langsung dari sumbernya, yaitu mengetahui penyebab timbulnya fungi.

Menurut pakar hewan, penyebab jamur kucing paling mendasar adalah jamur yang ditularkan dari kucing lainnya.

Penularan jamur ini dapat terjadi ketika kucing melakukan kontak fisik dengan kucing lain yang sudah terinfeksi terlebih dahulu.

Penyebab jamur pada kucing yang kedua adalah faktor lingkungan.

Tempat kucing bermain atau beristirahat adalah dua lokasi yang harus sering diperhatikan kebersihannya.

Apabila tidak dijaga dengan baik dan benar, tempat-tempat tersebut dapat menjadi sarang virus dan bakteri.

Pada akhirnya akan menimbulkan banyak jenis jamur seperti Ringworm dan Scabies.

Faktor ketiga penyebab jamur kucing adalah kucing yang tidak pernah dimandikan.

Memang, kucing merupakan binatang bersih yang bisa mandi sendiri.

Memandikan kucing pun tidak diharuskan untuk terlalu rutin, misalkan hanya sebulan sekali atau ketika kucing sangat kotor.

Kucing yang tidak pernah dimandikan, terutama jenis kucing yang memiliki bulu tebal akan mengeluarkan terlalu banyak minyak.

Ini akan menjadi penyebab terbentuknya sarang jamur.

Apakah Jamur Kucing Menular ke Manusia?

Seperti yang sudah kita pelajari, jamur dapat menular dari kucing satu ke kucing lainnya lewat kontak fisik.

Ini juga dapat terjadi pada manusia.

Jamur kucing bisa menular ke manusia bila kita menyentuh kucing yang terinfeksi jamur lalu tidak cuci tangan.

Ketika kucing terinfeksi jamur, sebagai penghuni rumah, kamu harus berhati-hati.

Pastikan kucing dikarantina di dalam kandang sampai masa penyembuhan selesai.

Untuk mengetahui penyakit kulit ini, berikut adalah ciri-ciri kucing jamuran.

  • Bulu rontok tidak wajar
  • Kulit kucing kering
  • Kucing sering garuk-garuk badan
  • Lemas
  • Ruam merah pada kulit kucing

9 Cara Menghilangkan Jamur pada Kucing

cara menghilangkan jamur pada kucing

1. Karantina Kucing

Ayo, siapa di sini yang memiliki lebih dari satu kucing di rumah?

Ketika salah satu dari mereka terinfeksi jamur, langkah pertama dalam masa penyembuhan adalah mengkarantina kucing.

Dari informasi di atas, kita sudah belajar bahwa kucing dapat menularkan jamur kepada kucing lainnya dan juga manusia di sekitarnya.

Maka dari itu, sudah sepantasnya kita sebagai pemilik untuk menyediakan kandang kucing berukuran medium.

Pilihlah kandang kucing transparan yang cukup luas agar mereka tidak mudah stres saat masa penyembuhan.

Jangan lupa untuk membersihkan kandang kucing dan segala peralatan yang ia gunakan.

2. Sampo Ketoconazole dan Anti Jamur

Memandikan anabul dengan sampo Ketoconazole merupakan salah satu cara menghilagkan jamur pada kucing paling ampuh.

Kandungan Ketoconazolenya mampu memberntas jamur dari akar.

Mandikan kucing dengan sampo ini sebanyak dua kali dalam seminggu.

Sampo anti jamur kucing lainnya adalah Malaseb, Enilconazole, dan Chlorhexidine.

3. Bedak Anti Jamur

Obat jamur kucing berikutnya adalah bedak anti jamur.

Obat ini dapat ditemukan di berbagai toko hewan.

Cukup dengan menaburkan bedak ini pada area yang berjamur, kamu tidak usah lagi khawatir penyakitnya merambat ke seluruh badan.

Gunakan tabung kepala ketika diberikan obat sehingga kucing tidak akan menjilat bedak.

4. Belerang

Cara menghilangkan jamur pada kucing juga dapat dilakukan secara alami, yaitu dengan menggunakan belerang.

Cara ini wajib dicoba apabila kedua tips di atas belum terlihat kemajuannya.

Gunakan belerang dengan konsentrasi 0,5% sampai 5%.

Cara menghilangkan jamur pada kucing menggunakan belerang pun mudah.

Caranya adalah dengan menggunakan belerang seperti sampo, dan dimandikan pada kucing sebanyak seminggu 2 kali.

Namun, memandikan kucing menggunakan belerang memiliki efek samping.

Efek samping belerang pada kucing adalah membuat nafsu makan mereka sedikit turun.

Maka dari itu, Sahabat 99 juga harus rajin memberikan kucing kesayangan makanan dengan cara spoon feeding.

5. Antibiotik

Memberikan kucing obat antibiotik memang tidak akan membasmi jamur.

Namun, obat antibiotik dapat bekerja sebagai tameng pelindung bagi kucing.

kucing garuk garuk

Ini juga bisa menghentikan pertumbuhan jamur lainnya.

Kucing yang sudah diobati oleh antibiotik akan lebih tahan jamur dibandingkan kucing lainnya.

6. Obat Cair Anti Jamur

Untuk membasmi jamur, obatnya adalah Vibrac Wound Gard (VWG).

VQG adalah obat jamur cair yang pemakaiannya disemprotkan langsung ke area badan kucing yang berjamur.

Selain fungi, obat anti jamur kucing ini juga dapat memberantas kutu.

7. Mencukur Bulu Kucing

Jamur yang tumbuh pada tubuh kucing bermula dari lapisan kulit paling luar.

Dengan mencukur bulu kucing sebelum memandikannya, sampo anti jamur akan langsung membasmi fungi tanpa terhalang oleh bulu.

Selain itu, bulu kucing yang terlalu tebal juga dapat memperlambat proses penyembuhan.

Pasalnya ruam yang disebabkan oleh jamur akan terus menerus basah, tertutup bulu.

8. Perhatikan Reaksi Kucing

Dalam masa pengobatan, kucing yang diberikan obat akan memberikan reaksi yang berbeda-beda.

Untuk kucing yang aktif, mereka akan terlihat lebih murung dan enggan bermain dengan keluarga atau kucing lainnya.

Tanda ini tentunya lebih mudah terlihat.

Akan tetapi, beda halnya dengan kucing pendiam.

Tanda-tanda obat yang bekerja pada kucing pendiam di antaranya adalah gusi dan mulut kucing yang sudah tidak pucat.

Kuping kucing pun akan terasa lebih hangat, serta berat badannya terlihat naik secara jelas.

9. Bawa ke Dokter

Antisipasi terakhir dalam menghilangkan jamur pada kucing adalah dengan dibawa ke dokter hewan.

Apabila seluruh cara di atas tidak bekerja, maka kita harus segera membawa kucing ke dokter.

Jamur yang tumbuh pada tubuh kucing apabila dibiarkan terlalu lama akan berkembang menjadi penyakit kulit lainnya.

Ya, sisik jamur yang berterbangan di udara apabila terhisap dapat menyebabkan beragam penyakit.

Simak selengkapnya pada video berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=fbquxYgVnmc

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Bagi kamu yang sedang mencari hunian di tengah kota seperti Forest Cerme, langsung kunjungi www.99.co/id, ya!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.