Desember 6, 2022

2 menit

Sosok Ade Armando kembali memancing keributan di ranah publik. Dosen FISIP Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa Anies Baswedan bisa naik jadi presiden jika suara pemilih Kristen terbelah. Berikut selengkapnya!

Pria kelahiran tahun 1961 ini merupakan akademisi yang aktif mengomentari dunia politik Indonesia melalui media sosialnya.

Sayangnya, komentar yang ia keluarkan kerap memantik kontroversi karena berkaitan dengan agama.

Terbaru, Ade Armando mengatakan bahwa Anies Baswedan akan naik jadi presiden jika suara pemilih Kristen terpecah.

Untuk informasi lebih lanjut, simak dalam artikel di bawah ini, ya!

Ade Armando Singgung Suara Pemilih Kristen

Video terbaru akademisi ini tayang di kanal YouTube Cokro Tv.

Pada tayangan berdurasi 9 menit 15 detik tersebut, Ade membahas mengenai Pilpres 2024.

Sungguh mengejutkan, ia membawa-bawa nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, hingga umat Kristen dalam pernyataannya.

Menurutnya, umat Kristen akan menjadi elemen penting dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Suara pemilih Kristen bisa menentukan apakah Anies kalah atau menang.

“Umat Kristen di Indonesia memang minoritas, tapi jangan salah, umat Kristen akan memegang peran menentukan apakah Anies akan menang dalam Pilpres 2024,” kata Ade, dikutip dari suara.com, Jumat (4/11/2022).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika umat Kristen kompak maka Anies akan kalah.

Sementara, jika suaranya terbelah, maka Anies akan melenggang menjadi Presiden Indonesia.

Ini karena faktor agama menurutnya sangatlah penting untuk melihat kecenderungan suara masyarakat.

“Walaupun suara umat Muslim terbelah, tapi lebih condong ada kecenderungan ke arah Anies,” ujar dia.

Di sisi lain, umat Kristen menurutnya cenderung memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo.

Menuai Kritik Keras dari PKS

partai pks tanggapi narasi ade armando

Sumber: viva.co.id

Pernyataan Ade Armando terkait suara pemilih Kristen ini sontak menuai kritik keras dari partai PKS.

Juru bicara PKS, Muhammad Kholid, menilai, narasi tersebut sebagai upaya memecah belah bangsa.

“Narasinya tidak baik, cenderung memecah belah bangsa. Sayang sekali,” kata Kholid dilansir dari news.detik.com, Jumat (4/11/2022).

Lebih lanjut, Kholid menekankan pentingnya berkompetisi dengan membawa gagasan, bukan sentimen keagamaan.

“Kita sudah saatnya bawa narasi gagasan, karya, dan program. Bukan membawa narasi sentimen keagamaan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa hal ini sudah dilakukan oleh Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Pak Anies selama ini selalu membawa narasi gagasan, karya dan program yang sudah dijalankan di Jakarta. Itu bagus. Kita harus kedepankan kontestasi gagasan seperti itu,” pungkasnya.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya.

Simak artikel menarik lainnya hanya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Temukan juga beragam informasi seputar rumah dan properti di Berita.99.co.

Sedang mempertimbangkan untuk membeli rumah di GreenView Srigunting Residence?

Yuk, cek penawarannya melalui portal 99.co/id dan Rumah123.com.

Karena kami selalu #AdaBuatKamu bagi Property People yang sedang mencari rumah impian!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.