Desember 8, 2022

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA – PT Ajinomoto Indonesia atau Ajinomoto melalui Horeka (Hotel, Restoran, Katering) Departemen melaksanakan seminar dengan tema ‘Modern Cooking’ di Poltekpar NHI Bandung.

Seminar yang dihadiri oleh para mahasiswa dan mahasiswi Poltekpar NHI Bandung itu merupakan upaya Ajinomoto dalam mendukung para calon chef dan pengusaha kuliner dalam menciptakan aneka kreasi makanan lezat dan sehat, namun tetap bisa menguntungkan, serta memberikan fakta informatif dan manfaat bumbu umami seperti Monosodium Glutamat (MSG).

Katarina Larasati, Product and Nutrition Manager, PR Department Ajinomoto, mengatakan, penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, dan hipertensi, penting untuk dicegah dengan memperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tentang pembatasan asupan gula, garam, dan lemak (GGL).

“Sebenarnya, jika ingin makanan yang dikonsumsi memiliki cita rasa yang tinggi sekaligus ingin diet rendah garam, menggunakan Bumbu Umami seperti MSG adalah solusinya,” kata Katarina, Jumat (18/11/2022).

Beberapa penelitian seperti yang dilakukan oleh Jeremia Halim et al (2020) menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam.

Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga (⅓) dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

“Jadi, sebagai penentu trend kuliner di masa depan, para calon chef ini sebaiknyalah sudah mulai mempertimbangkan penerapan pembatasan gula, garam dan lemak untuk trend kuliner yang lebih aman bagi kesehatan dengan tetap mempertahankan unsur kelezatan dalam kreasi menu makanannya,” ungkap Katarina.

Katarina menambahkan, bahwa saat ini Ajinomoto sedang menggiatkan kampanye Bijak Garam yang memang sejalan dengan anjuran Kemenkes RI terkait pengurangan asupan Gula, Garam, Lemak (GGL) dalam konsumsi sehari-hari.

“Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang digiatkan ini, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi,” beber Katarina.

Kampanye ini juga merupakan bukti komitmen Ajinomoto untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga Indonesia melalui produk dan layanan yang berkualitas tinggi.

“Untuk melihat detail menu Bijak Garam dapat diakses melalui website Dapur Umami: papar Katarina.

Pada sesi berikutnya, Horeka Dept Ajinomoto juga membagikan tips-tips dalam mengkreasikan menu makanan yang tetap menerapkan Bijak Garam, pedoman gizi seimbang, dan juga tetap sangat profitable.

Tips dan materi tersebut disajikan dalam informasi Product Knowledge Horeka dan tes rasa menu Tori no Suimono (Sup Ayam khas Jepang) yang dipresentasikan oleh Ryo Nakamura, Head of Horeka Dept & Chef Wisnu Wicaksono, Corporate Chef Ajinomoto.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.