Desember 8, 2022

Jakarta: Seorang anak laki-laki berinisial A, 7 yang berusia di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, terinfeksi virus polio. Anak tersebut teridentifikasi mengalami polio tipe 2.
 
Pada 18 Oktober 2022, anak tersebut dirawat di RSUD TCD Sigli. Dokter mencurigai anak terinfeksi polio. Pada 21 Oktober 2022, anak tersebut kemudian diperiksa spesimennya. Tes genome sequencing keluar dan menyatakan bahwa anak positif terinfeksi polio tipe 2 pada 10 November 2022 .
 
“Anak itu mengecil di otot paha dan betis. Dan tidak ada riwayat imunisasi dan tidak ada perjalanan keluar. Tapi kalau dilihat kondisinya, sekalipun anak ini bisa jalan tapi tertatih-tatih,” terang Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu, 19 November 2022.

Gejala yang dialami

Penyakit tersebut diketahui saat penderita mengalami demam dan muncul nyeri pada persendian. Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Arika Aboebakar.
 
Awalnya penderita mengalami sakit demam dan kemudian muncul nyeri pada persendian dan kelemahan anggota gerak. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium diketahui bahwa pasien terinfeksi virus polio,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Arika Aboebakar.


 

 

Buang air besar sembarang diduga menjadi penyebab

Kebiasaan buang air besar secara sembarangan di wilayah anak itu tinggal diduga menjadi penyebab virus polio.
 
“Di sekitar rumah anak itu, yang menjadi tempat bermain, ada MCK. Jadi perilaku BAB sembarangan punya potensi. Kemungkinan penularannya dan faktor risiko kami lihat ada di sini,” kata Maxi.
 
Ia menyebut telah mengambil sampel air di wilayah tersebut. Dalam 1 sampai 2 hari ke depan, hasil pemeriksaan sudah bisa didapatkan.
 
Sementara itu, Dengan ditemukannya kasus polio di Pidie, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menyatakan temuan kasus tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), karena Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya sudah dinyatakan bebas polio dan dunia saat ini bergerak menuju eradikasi untuk menghilangkan polio dari seluruh negara.

 

(RUL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.