Desember 8, 2022

Jakarta: Melalui update watchOS 9 untuk Apple Watch terbaru, Apple akhirnya menghadirkan mode hemat daya untuk memperpanjang daya tahan baterai saat dibutuhkan. Mode ini dapat diaktifkan secara manual via pusat kendali atau menu pengaturan.
 
Mengutip GSM Arena, mode ini juga akan direkomendasikan kepada pengguna saat daya baterai perangkat tersisa 10 persen. Mode ini juga akan nonaktif secara otomatis setelah pengisian baterai Apple Watch mencapai 80 persen.
 
Mode hemat daya baterai ini akan nonaktif saat perangkat menjalankan fitur yang membutuhkan daya baterai lebih besar seperti Always-on-Display (AoD), notifikasi detak jantung, pelacak aritmia, pengukuran detak jantung dan kadar oksigen dalam darah, serta pengingat olahraga.


Selain itu, jika iPhone terhubung ke jam tangan tidak berada di sekitar perangkat, mode ini akan menonaktifkan koneksi jaringan seluler dan WiFi, serta notifikasi dan panggilan telepon masuk. Namun, jika pengguna membutuhkan aplikasi tertentu yang membutuhkan data atau koneksi WiFi, sistem akan kembali mengaktifkan fitur tersebut.
 
Apabila Apple Watch berada dalam jangkauan konektivitas ponsel, mode ini akan menunda notifikasi dan menyuguhkannya setiap jam. Sementara itu, performa keseluruhan Apple Watch dalam mode hemat daya baterai juga akan berkurang, sehingga animasi dan navigasi secara keseluruhan tidak akan terasa mulus.
 
Sebelumnya, Tiga smartwatch terbaru Apple, yaitu Apple Watch Series 8, Apple Watch Ultra dan Apple Watch SE generasi kedua, secara resmi dipasarkan di Indonesia. Ketersediaan smartwatch ini diumumkan media sosial dan situs distributor resmi Apple di Indonesia, iBox dan Digimap.
 
Mengutip situs iBox, Apple Watch Ultra with Trail Loop ditawarkan seharga  Rp15.999.000, sedangkan Apple Watch Ultra with Alpine Loop ditawarkan seharga Rp15.999.000 dan Apple Watch Ultra with Ocean Band seharga Rp15.999.000.
 
Sementara itu, pemilik iPhone 14 di Amerika Serikat dan Kanada telah dapat menggunakan fitur Emergency SOS via satelit. Sementara itu, fitur ini akan dapat digunakan pengguna iPhone 14 di wilayah Prancis, Jerman, Irlandia, dan Inggris mulai bulan Desember mendatang.
 
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan layanan darurat bahkan di area tanpa jaringan seluler atau konektivitas WiFi. Kondisi ini mungkin terjadi saat pengguna di alam liar atau di tengah kota setelah mengalami musibah alam yang menyebabkan pemadaman listrik dan jaringan komunikasi.
 

(MMI)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.