Desember 6, 2022

SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Lamongan kembali boleh berbangga, berkat kemauan Bupati Yuhronur Efendi membuatkan palang pintu di  perlintasan kereta api (KA) untuk keselamatan pengguna jalan, kini dianugerahi penghargaan Railways Safety Award 2022.

Penghargaan itu diterimakan kepada Bupati Yuhronur di  The ZHM Premier By Grand Zuri, Padang, Rabu (16/11/2022).

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari komitmen yang dilakukan Lamongan dalam menciptakan keselamatan pengguna jalan di  perlintasan sebidang perkeretaapian.

“Alhamdulillah kita dianugerahi penghargaan Railways Safety Award 2022. Itu menunjukkan bahwa Pemerintah Pusat memberikan apresiasi terhadap kinerja kita, khususnya dalam menciptakan perlintasan sebidang perkeretaapian yang berkeselamatan atau dapat menekan angka kecelakaan,” kata Bupati Yuhronur saat dihubungi SURYA.CO.ID usai  menerima penghargaan dari Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Rabu (16/11/2022).

Menurutnya, Lamongan memenuhi penilaian Railways Safety Award 2022. P

Penilaian yang dilakukan pada pembangunan pos jaga di perlintasan sebidang, meliputi sisi organisasi, yaitu soal perencanaan, tata ruang, dan anggaran, lalu dari sisi pemanfaatan teknologi dan dari sisi standar operasional prosedur (SOP).

Progres Lamongan melalui Dinas Perhubungan Lamongan yang sedang mengadakan pembangunan palang pintu perlintasan sebidang dilakukan secara bertahap.

Terdapat 3 dari 44  jalur perlintasan langsung (JPL) yang sudah rampung, tahap selanjutnya adalah 7 titik lokasi paling prioritas yang rawan terjadi kecelakaan karena tingginya volume lalu lintas yang melintasi perlintasan tersebut.

“Kami melihat palang pintu perlintasan KA yang sudah rampung dibuat ada 3, selanjutnya kami akan menambah di 7 titik rawan jalur perlintasan sebidang (JPL) yang menjadi prioritas. Di mana titik rawan tersebut tinggi volume lalu lintas,” katanya 

Tujuh titik yang akan diselesaikan itu ada di Plaosan – Babat (JPL 262), titik Moropelang – Babat (JPL 269), titik Waru Kulon – Pucuk (JPL 281), titik Sumlaran – Sukodadi (JPL 295), titik Desa Karanglangit (Kec. Lamongan – JPL 308), titik Dusun Pondok Desa Pandanpancur – Kecamatan Deket (JPL 332), dan titik Deket Wetan – Kecamatan Deket (JPL 329).

Ditambahkan, pembangunan palang pintu perlintasan sebidang KA sangat mempertimbangkan sisi pemanfaatan teknologi, dan dari sisi standar operasional prosedur (SOP). 

Keberadaannya akan terus dibarengi upgrade fasilitas dengan menyertakan sistem Early Warning System (EWS) di dalamnya, sehingga petugas penjaga perlintasan yang melakukan pengamanan terhadap pengguna jalan yang akan melintasi perlintasan sebidang akan mendapat peringatan secara otomatis.

“Pada pembangunan selanjutnya, akan kami upgrade fasilitasnya yang nanti akan dilengkapi sistem EWS dan semi otomatis sehingga akan menjamin keselamatan,”  katanya.

Selain melengkapi fasilitas, Yuhronur mengatakan, akan adanya pembekalan kepada penjaga palang pintu KA oleh Dishub Lamongan agar dapat memahami kinerja dengan maksimal.

“Setelah ini, Dishub akan memberi arahan pada penjaga palang pintu kereta api. Karena di Lamongan baru 11 pintu yang dijaga langsung oleh Dishub, sisanya masih dijaga oleh swadaya masyarakat yang suka rela,” pungkasnya.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.