November 26, 2022

SURYA.CO.ID, MALANG – Aremania telah mengirim lebih dari 500 surat ke Kantor Pos Malang yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo pada Kamis (17/11/2022).

Surat yang dikirim oleh Aremania tersebut, berisi pesan yang mereka sampaikan atas tragedi Kanjuruhan.

Tak hanya Aremania saja, surat yang dikirim ke orang nomor satu di negeri ini juga dilakukan oleh keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

Dalam surat tersebut, Aremania menuliskan curahan hati mereka untuk Presiden.

Baca juga: Aremania Kirimkan 500 Lebih Surat Terkait Kasus Tragedi Kanjuruhan untuk Presiden Joko Widodo

Baca juga: Kepala Kantor Pos Malang Janjikan Surat Aremania untuk Presiden Jokowi Dikirim Gunakan Kilat Khusus

Aremania saat berkirim surat ke Kantor Pos Malang. Pengiriman surat terkait kasus tragedi Kanjuruhan ini ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Kamis (17/11/2022).
Aremania saat berkirim surat ke Kantor Pos Malang. Pengiriman surat terkait kasus tragedi Kanjuruhan ini ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Kamis (17/11/2022). (SURYA.CO.ID/Rifky Edgar)

Aremania meminta, agar tragedi Kanjuruhan diusut tuntas dan keadilan dapat ditegakkan.

“Harapan kami agar keadilan dapat ditegakkan. Kasihan saudara saya, teman saya Aremania yang telah menjadi korban,” ucap Fila, Aremania.

Fila merupakan salah seorang di antara Aremania yang pada saat itu berada di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema FC vs Persebaya.

Dia menjadi saksi di malam kelam itu. Dalam suratnya, dia menulis permintaan agar tragedi Kanjuruhan dapat segera terselesaikan.

“Tolong kepada bapak Presiden, agar benar-benar diselesaikan kasus ini. Semoga bapak mendengar suara kami suara rakyat, suara Tuhan,” tulis Fila dalam surat tersebut.

Selain Fila, Agung Mahendra, Aremania juga menjadi saksi bisu pada malam 1 Oktober 2022.

Agung berharap kepada Presiden Jokowi agar ikut mengawal kasus tragedi Kanjuruhan.

“Saya tadi menulis agar pak Presiden turut mengawal kasus ini bersama Aremania. Kalau tidak kepada Presiden, kami mau mengadu ke siapa lagi?,” ucapnya.

Dalam surat yang ditulis oleh Agung itu, dia menuliskan, bahwa air mata Aremania tak bisa berhenti meski sudah 45 hari lebih peristiwa tragedi Kanjuruhan.

Dia juga mendoakan Presiden Jokowi dan keluarga selalu diberikan kesehatan 

“Saya menulis surat untuk menyampaikan kepada bapak Presiden, bahwa kami warga Malang sangat sedih pak. Air mata kami tak henti karena duka ini. Sudah 45 hari lebih, kesedihan itu masih terasa. Kepada siapa lagi kami mengadu, jika tidak kepada bapak,” tulisnya.

Aksi simpatik Aremania ini rencananya tak hanya dilakukan di Kantor Pos Malang saja.

Aremania juga akan melakukan aksi serupa di Kantor Pos Kepanjen untuk mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.