Desember 8, 2022

Manila: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris mengunjungi sebuah pulau Filipina di dekat perairan Laut China Selatan (LCS) yang diklaim Tiongkok. Perjalanan ini merupakan bentuk dukungan AS terhadap Filipina dan dalam upaya melawan pengaruh Tiongkok di kawasan.
 
Harris menjadi pejabat tertinggi AS yang pernah mengunjungi pulau Palawan yang berada dekat dengan kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang hingga kini masih ‘panas’ disengketakan.
 
Beijing mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, mengabaikan beberapa negara lain yang juga memiliki klaim tersendiri. Tiongkok mengabaikan putusan pengadilan internasional bahwa klaim kedaulatan di Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum.


Filipina, Vietnam, Malaysia dan Brunei Darussalam memiliki klaim tumpang tindih atas bagian-bagian di Laut China Selatan.
 
Dalam perjalanan ke Palawan hari ini, Selasa, 22 November 2022, Harris akan bertemu dengan nelayan dan anggota Penjaga Pantai Filipina.
 
“Wapres juga akan menyampaikan pidato yang menggarisbawahi pentingnya hukum internasional, perdagangan yang sah tanpa hambatan, serta kebebasan navigasi,” kata seorang pejabat AS kepada awak media, dilansir dari Malay Mail.
 
Perjalanan Harris ke Palawan dilakukan satu hari setelah dia berbicara dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr di Manila.
 
Dalam pertemuan itu, ia menegaskan kembali komitmen “tak tergoyahkan” Amerika Serikat terhadap Filipina, termasuk jika kapal atau pesawatnya diserang di Laut China Selatan.
 
Washington memiliki aliansi keamanan puluhan tahun dengan Filipina, yang mencakup perjanjian pertahanan bersama dan pakta 2014 (EDCA). Perjanjian itu memungkinkan militer AS untuk menyimpan peralatan dan pasokan pertahanan di lima pangkalan Filipina.
 
Perjanjian itu juga memungkinkan pasukan AS untuk memutar melalui kelima pangkalan militer tersebut.
 
EDCA terhenti di bawah mantan presiden Rodrigo Duterte. Tetapi Amerika Serikat dan Filipina telah menyatakan dukungan untuk mempercepat implementasinya kembali di saat pengaruh Tiongkok di kawasan semakin meluas.
 
Baca:  Filipina Tuduh Tiongkok Sita Paksa Objek Diduga Puing Roket di Laut China Selatan
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 

(WIL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.