Desember 4, 2022

Jakarta: Indonesia menjadi negara dengan populasi diabetes tertinggi kelima di dunia. Tidak hanya terjadi kepada orang-orang lanjut usia, anak muda pun bisa terkena diabetes.

Pada 2021, sebanyak 19,5 persen populasi di Indonesia terkena penyakit diabetes. Menurut International Diabetes Federation, pada 2045, masyarakat Indonesia yang terkena diabetes bisa meningkat menjadi 28,6 persen.

Tentu angka tersebut tidak bisa dibanggakan karena penyakit diabetes ini tidak bisa sembuh. Dr. Rudy K, SpPD, DipTH, MM, MARS selaku dokter spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital menyebut bahwa diabetes hanya bisa dikontrol, bukan disembuhkan.

“Sebenarnya, diabetes tidak bisa sembuh. Bisanya hanya terkontrol. Kalau dibilang diabetes sembuh, itu tidak benar. Kita hanya melihat terkontrol atau tidak terkontrol,” kata dr Rudy pada acara Media Workshop: Batasi Konsumsi Gula untuk Cegah Diabetes.

Permasalahan pada diabetes pun diketahui karena pola makan tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok, gula darah tinggi, dan tekanan darah yang tinggi. Hal-hal ini seringkali dilakukan oleh anak muda, sehingga memungkinkan anak muda mengalami diabetes.

Dr. Rudy sendiri menyatakan bahwa tidak ada makanan yang dilarang untuk mencegah diabetes. Namun, harus selalu diperhatikan takaran gula, garam, dan juga lemak seperti apa yang diimbau oleh Kemenkes. Karena hal tersebut sangat berpengaruh.

“Kalau daftar makanan khusus tidak ada, yang penting porsinya sesuai anjuran Kemenkes, sama memperhatikan batasan GGL (gula, garam, lemak),” kata dr. Rudy.

Olahraga pun juga menjadi salah satu aktivitas penting untuk mencegah diabetes. Setidaknya, melakukan 30 menit per hari untuk berolahraga selama 5 hari dalam seminggu. Berarti sekitar 150 menit per minggu.

“150 menit per minggu dan tidak boleh dirapel, ya. Jadi, ada yang nanya boleh tidak sih olahraga weekend doang, nah itu tidak boleh,” lanjut dr. Rudy menjelaskan bahwa olahraga tidak boleh dirapel.

Dr. Rudy juga menambahkan semakin beragam macam olahraga, semakin bagus. Namun, olahraga ini pun tidak semua bisa diterapkan oleh masyarakat. Konsultasi kepada dokter jika memiliki penyakit-penyakit khusus untuk tetap berolahraga dengan nyaman.

Kemenkes pun juga menyuarakan CERDIK untuk menanggulangi diabetes, yaitu:

– C=Cek kesehatan secara rutin

– E=Enyahkan asap rokok

– R=Rajin aktivitas fisik

– D=Diet seimbang

– I=Istirahat cukup

– K=Kelola stress

Aulia Putriningtias

 
(FIR)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.