Desember 8, 2022

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar ajang tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang ke-30. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (18/11/2022).

Dengan acara tersebut, Bupati Ipuk berharap dapat menjadi wadah bagi lahirnya generasi muda Qurani di ujung timur Jawa ini.

“Semoga dengan adanya penyelenggaraan MTQ ini setiap tahunnya, bisa melahirkan generasi Qurani bagi Banyuwangi. Khususnya di kalangan anak mudanya,” harap Bupati Ipuk.

Sebagai daerah yang mayoritas beragama Islam, Bupati Ipuk optimis, Banyuwangi dapat melahirkan para pecinta Alquran yang unggul. Tidak hanya masyarakat yang sekadar bisa membaca, namun juga lahir para qori (pembaca Alquran), hafidzul Quran (penghafal Quran) dan para pakar pengkaji Alquran.

“Hal ini, bukan sesuatu yang mustahil. Apalagi di sini terdapat banyak pesantren takhasus Quran. Kita optimis akan lahir para qori, hafidz dan para pakar Quran dari Banyuwangi,” ungkapnya.

Hal tersebut bukan mimpi belaka, Bupati Ipuk mencontohkan dua sosok anak muda asal Banyuwangi yang kemarin berhasil menggondol juara 1 pada ajang MTQ Nasional di Kalimantan Selatan pada 18 Oktober lalu.

Ia adalah  Ahmad Syaifudin, juara 1 lomba tafsir Bahasa Inggris kategori putra dan Riskiyatul Fitriyah, juara Fahmil Quran kategori putri.

“Mari kita persiapkan dengan sebaik-baiknya,” ajak Ipuk.

Dengan lahirnya generasi muda yang Qurani tersebut, Bupati Ipuk berharap, akan menjadi limpahan sumber daya manusia yang unggul di Banyuwangi.

“Tidak hanya unggul secara intelektual, tapi juga bisa memberikan keberkahan bagi kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,” pungkasnya.

MTQ Banyuwangi kali ini, akan dilaksanakan sampai Sabtu (19/11/2022) besok.

Selama dua hari tersebut, para kontingen dari masing-masing kecamatan akan berlaga dalam delapan cabang lomba. Mulai dari Cabang Tartil, Tilawah, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) 30 Juz, Musabaqah Syahril Quran (MSQ) dan Qira’ah Sab’ah. 

“Semuanya terbagi dalam dua kategori, putra dan putri. Khusus untuk tilawah, juga ditambah tingkatan anak-anak dan remaja,” papar Ketua Panitia MTQ XXX Banyuwangi, H Masykur.

Masykur menambahkan, kegiatan MTQ ini, dilakukan secara berjenjang. Para peserta di tingkat kabupaten ini, adalah para pemenang yang berasal dari MTQ tingkat Kecamatan yang diikuti oleh perwakilan masing-masing desa/ kelurahan seluruh Banyuwangi.

“Untuk para pemenang dalam MTQ tingkat kabupaten ini, nantinya akan dibawa pada ajang MTQ tingkat Provinsi,” imbuhnya.

Acara tersebut dilaksanakan di komplek Pendopo Shaba Swagata Blambangan dan Kantor Bupati Banyuwangi.

“Ini terbuka untuk umum. Jika ada para santri dan siswa yang ingin menyaksikan langsung, monggo,” ajaknya.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.