Desember 8, 2022

Jakarta: Polri mengimbau publik untuk bijak menggunakan media sosial (medsos). Imbauan itu buntut dugaan penghinaan kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo oleh pemilik akun @KoprofolilJati.
 
“Jadi kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar media sosial yang ada hendaknya digunakan untuk hal-hal yang positif,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar saat dikonfirmasi, Sabtu, 19 November 2022.
 
Adi meminta media sosial tak disalahgunakan untuk menyebarkan penghinaan, pornografi, hingga kebencian. Bila dilakukan untuk hal-hal negatif tersebut maka bersiap diproses sesuai hukum.


“Apabila tetap dilakukan maka akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Adi.
 

Sementara, polisi telah mengantongi identitas pemilik akun @KoprofolilJati yang diduga Ibu Negara. Kasus dugaan penghinaan itu tengah masuk dalam tahap penyelidikan.
 
Sebelumnya, pemilik akun Twitter @KoprofilJati mengunggah sebuah foto Iriana Jokowi yang disandingkan dengan Kim Kun-Hee istri, istri Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. Kim Kun-Hee yang berusia 50 tahun terlihat memukau dengan kecantikan dan kebugaran tubuhnya.
 
Ibu Negara Indonesia bertemu Kim Kun-Hee saat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali beberapa waktu lalu. Keduanya lalu berfoto bersama.
 
Foto itu diunggah oleh pemilik akun @KoprofilJati. Namun, dalam unggahannya dibubuhi narasi yang dianggap telah menghina atau mengolok-olok Iriana Jokowi. Narasi itu berupa sebuah percakapan yang ketika dibaca seolah-olah, Kim Kun-Hee majikan dan Iriana Jokowi pembantu.
 
Berikut narasinya:
“Bi tolong buatkan tamu kita minum”

“Baik, nyonya”

 
Unggahan itu dikomentari kedua putra Iriana, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka. Kaesang membalas unggahan foto itu dengan kalimat “Lha, terus maksudmu gimana?”. Sementara itu, Gibran yang merupakan Wali Kota Solo berkomentar “Salah paham?”.
 
Pemilik akun @KoprofilJati itu juga membalas komentar kedua putra Iriana. “Sorry, gaes. Postingan dgn gmbr ibu negara sy hapus. Kyny banyak yg salah paham menganggap sy merendahkan org di gmbr tsb.”
 
Pemilik akun Twitter tersebut dihujat netizen. Kini, akun Twitter itu sudah tidak bisa diakses.
 

(ADN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.