Desember 6, 2022

Bali: Utomo SolaRUV melalui PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia melakukan berbagai terobosan demi mendukung upaya transisi energi di Indonesia, salah satunya dengan menggandeng Charge+. Hal ini juga dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Indonesia yang menargetkan dua juta unit mobil listrik bisa diproduksi pada 2025 dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
 
“Kerja sama ini akan memperkuat ekosistem untuk akselerasi transisi energi di tanah air sekaligus transfer teknologi dari Charge+ yang sudah berpengalaman di Singapura mengelola ribuan stasiun pengisian mobil listrik, sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan after sales service dan back end support di Tanah Air. SolaRUV sangat optimis dan bangga bisa membawa teknologi dunia ke ekosistem dekarbonisasi di Indonesia” ucap Managing Director Utomo SolaRUV Anthony Utomo dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 November 2022.
 
Sejalan dengan visi Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah Indonesia, Charge+ menargetkan setidaknya 10 ribu titik pengisian daya pada 2030 melalui rangkaian solusi terintegrasi, mencakup pengisi daya ultra-tipis, smart charging software, dan model bisnis inovatif. Charge+ merupakan penyedia solusi pengisian daya kendaraan listrik terintegrasi terkemuka untuk Asia Tenggara, dengan misi untuk meningkatkan utilisasi kendaraan listrik di wilayah tersebut.
 
“Charge+ sangat bangga bermitra dengan Utomo SolaRUV, perusahaan dengan visi demokratisasi energi bersih untuk berinvestasi di proses produksi EV charger di Indonesia. Investasi ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk berkontribusi dalam transisi kendaraan listrik dan pengembangan ekonomi bersih di Indonesia,” kata CEO Charge+ ujar Goh Chee Kiong.
 

 
Menurutnya, ambisi transisi energi di Indonesia membutuhkan teknologi mutakhir dan ekosistem bisnis yang baik. Utomo SolaRUV yakni bagian dari jaringan produsen atap nasional Utomodeck Group menangkap peluang baik untuk memasifkan teknologi Charge+ di Indonesia demi mendukung transisi energi Indonesia.
 
Sebelumnya, Utomo SolaRUV memasang panel surya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PT PLN di Denpasar Selatan, Bali. Melalui kerja sama investasi senilai USD20 juta ini, Utomo SolaRUV bersama Charge+ akan membangun manufacturing plant atau fasilitas produksi untuk EV Chargers dan Charging Systems kendaraan listrik di Pandaan, Jawa Timur, dan pengembangan bisnis di Indonesia.
 
“Utomo SolaRUV membuka peluang untuk kerja sama distribusi maupun bisnis EV Charger produksi Indonesia dengan para regional champion maupun pemangku kepentingan pemerintah provinsi dan daerah di seluruh Indonesia dengan sistem kemitraan, sehingga pelaku usaha dapat bergotong royong dalam menyambut era baru masyarakat dengan mobilitas energi bersih di Indonesia,” tutup Anthony Utomo.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*
 

(HUS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.