Desember 4, 2022

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO – Perjalanan libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 dengan naik KA, bakal berbeda. Setelah dua tahun terakhir moda transportasi KA sepi akibat pandemi Covid-19, diprediksi ada kenaikan jumlah penumpang saat libur Nataru akhir tahun ini.

Dan menjelang libur panjang Nataru itu, pemesanan tiket KA khususnya jarak jauh untuk satu bulan ke depan sudah dapat dipesan di Stasiun Mojokerto. Dibukanya pemesanan tiket KA ini guna mengantisipasi lonjakan calon penumpang yang diprediksi bakal meningkat hingga dua kali lipat.

Kepala Stasiun Mojokerto, Fadjar Wahyudi mengatakan, jumlah penumpang KA di Mojokerto diprediksi bakal naik dua kali lipat lantaran bertepatan libur panjang sekolah semester genap dan Nataru. Sehingga diberlakukan pelayanan terkait pemesanan tiket KA lebih dini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut.

“Pemesanan tiket lebih awal ini untuk antisipasi lonjakan penumpang saat Nataru karena diprediksi kemungkinan naik, apalagi trend libur panjang pasti ada kenaikan jumlah penumpang,” jelas Fadjar saat dikonfirmasi SURYA, Jumat (11/11/2022).

Menurut Fadjar, sebelumnya penjualan tiket KA melalui aplikasi dapat dipesan pada H-30 sebelum keberangkatan. Namun jelang Nataru, tiket KA bisa dipesan pada H-45 sebelum keberangkatan.

“Sudah dibuka sejak 7 November kemarin dan sudah dapat dilayani pemesanan tiket KA Nataru. Syaratnya tetap karena masih pandemi Covid-19, di mana penumpang usia 18 ke atas wajib divaksin Booster,” ungkapnya.

Fadjar mengungkapkan penumpang KA jarak jauh di Mojokerto saat Nataru paling banyak tujuan Yogyakarta yakni Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu Jakarta (Stasiun Senen dan Stasiun Gambir), Bandung (Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong).

“Dari urutan-urutannya, yang paling banyak dikunjungi nomor satu memang Yogyakarta, Jakarta dan Bandung. Dan di Jawa Timur ada juga Banyuwangi dan Jember, namun tidak sebanyak dari ketiga tempat itu,” bebernya.

Berdasarkan data PT KAI Daop 8, jumlah penumpang KA jarak jauh mencapai 358.303 penumpang pada Agustus. Kemudian, September meningkat menjadi 364.303 penumpang dan 405.495 penumpang pada Oktober.

Sedangkan, di Stasiun Mojokerto total ada 1.557 penumpang per hari dengan rincian KA lokal 573 penumpang dan KA Jarak Jauh 1.020, pada Jumat pukul 17.00 WIB. “Itu hari biasa ya, kalau Nataru kemungkinan bisa meningkat,” ucap Fadjar.

Ditambahkan, Stasiun Mojokerto telah menyiapkan mekanisme untuk mengantisipasi lonjakan penumpang KA saat Nataru. Jika dibutuhkan kemungkinan ada penambahan perjalanan KA dan gerbong tambahan.

Apalagi animo masyarakat kini cenderung lebih memilih moda transportasi KA untuk perjalanan jarak jauh. “Namun belum diputuskan, karena rencana itu pasti ada penambahan gerbang dan perjalanan sebagai antisipasi animo masyarakat,” pungkasnya. ******


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.