Desember 5, 2022

Jakarta: Sebuah perusahaan rintisan (startup) otomotif, Broom, hari ini mengumumkan kerjasamanya dengan Bank DBS Indonesia dalam bentuk fasilitas kredit sebesar Rp100 miliar.
 
Fasilitas kredit ini diharapkan menjadi akselerator pertumbuhan (growth accelerator) bagi Broom untuk memperluas cakupan layanan bagi bisnis showroom mobil bekas di Indonesia, sekaligus sebagai kelanjutan komitmen pengembangan industri digital bagi Bank DBS Indonesia.
 

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Pandu Adi Laras selaku CEO & Co-Founder Broom dan Kevin Tanuwidjaja selaku Executive Director Institutional Banking Group baru-baru ini di Jakarta.


Didirikan pada Juni 2021, Broom fokus pada pemberdayaan ekosistem showroom mobil bekas di Indonesia melalui teknologi dan optimalisasi akses inventori kendaraan. Bagi Broom, fasilitas kredit dari Bank DBS Indonesia ini akan memberikan likuiditas tambahan bagi perubahan yang akan menjadi sarana pendukung pengembangan layanan serta cakupan perusahaan.
 
Produk utama Broom saat ini, Buyback, memungkinkan showroom mobil bekas mendapatkan sumber dana dan pendapatan yang lebih baik melalui pemanfaatan stok inventori yang biasanya menumpuk dengan menjual sementara kendaraan yang ada di inventory mereka, kemudian showroom dapat membeli kendaraan lainnya yang sesuai dengan minat atau kebutuhan terkini pasar. Sejak diluncurkan tahun ini, layanan Buyback telah melayani lebih dari 3.000 bisnis showroom di Jabodetabek dan Surabaya.
 
Sebelumnya, Broom telah mendapatkan fasilitas kredit serupa dari beberapa institusi finansial lainnya pada awal 2022. Di sisi lain, Broom juga telah mendapatkan pendanaan tahap awal (Seed Funding) dari firma modal ventura AC Ventures dan Quona Capital sebesar USD3 juta  pada akhir Februari 2022.
 

“Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dengan DBS Indonesia. Fasilitas kredit ini akan membawa dampak yang besar bagi pelaku bisnis showroom di Indonesia dalam mengoptimalisasi bisnis mereka, dan akhirnya kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif pada ekosistem otomotif di Indonesia. Ke depannya, fasilitas kredit ini akan mempercepat capaian Broom untuk merangkul 5.000 showroom dan memperluas wilayah operasional di kota-kota besar lainnya di pulau Jawa sebelum 2022 berakhir,” ujar CEO & Co-Founder Broom Pandu Adi Laras dalam keterangan resminya, Kamis, 10 November 2022.
 
“Selain dalam bentuk finansial dan strategis, kerja sama ini juga turut memvalidasi model bisnis Broom. Tak hanya dari investor modal ventura, kami juga bangga bahwa bisnis kami kini terus mendapat dukungan dari institusi keuangan internasional dengan reputasi seperti DBS.” jelas dia.
 
Executive Director Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Kevin Tanuwidjaja menyampaikan melalui kerja sama  dengan Broom, Bank DBS Indonesia turut mengukuhkan komitmennya untuk mendukung industri startup di Indonesia.
 
“Berbagai inovasi teknologi di sektor otomotif telah terbukti dapat mendorong sektor ini terus berkembang, dan kami berharap pendanaan yang diberikan oleh Bank DBS Indonesia dapat mendukung ekspansi bisnis Broom. Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi positif bagi masyarakat, dan melalui kolaborasi ini Bank DBS Indonesia turut memberikan dampak positif bagi industri, masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.” jelas dia.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id.
 

(SAW)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.