Desember 8, 2022

Jakarta: Aksi vokalis band Vierratale, Widy Soediro beberapa waktu lalu sempat membuat warganet geger lantaran buka baju dan hanya menggunakan sport bra di hadapan para penonton. Aksinya itu pun dilaporkan oleh Forum Pemuda Sulawesi sebagai dugaan pornografi.
 
Atas pelaporan tersebut, Widy Vierratale pun buka suara. Pemilik nama asli Widy Soediro mengatakan jika aksi buka bajunya itu lumrah dan spontan dilakukan.
 
“Iya (spontan), gerah. Itu sebetulnya sudah biasa buat orang lama,” aku Widi Vierratale.


Tak hanya dugaan pornografi, Forum Pemuda Sulawesi juga khawatir jika Palu, Sulawesi Tengah yang mana sempat Widi Vierratale sambangi untuk manggung, mendapat musibah seperti tsunami pada 2018 silam. Mereka menilai jika hal tersebut merupakan imbas dari perilaku-perilaku yang tidak benar terjadi di daerah tersebut.
 
“Satu hal yang kami garis bawahi karena ini kejadiannya di Palu, kami tidak ingin terjadi tsunami lagi, azab lagi bagi kota Palu atas gaya-gaya seperti itu,” ujar kuasa hukum pelapor, Zainul Arifin, dalam video yang beredar di YouTube.
 
Jika Forum Pemuda Sulawesi mengecam aksi buka baju Widi Vierratale, maka berbanding terbalik dengan warganet yang menilai jika aksi buka-bukaan vokalis band Vierratale bukan pornografi dan tak seharusnya dilaporkan.
 
“Masih sepi ya?? fyi, ada orang yang laporin kak widi lo, gara – gara aksi panggungnya yg sempat viral, ANEH KAN? padahal sport bra, dilaporin dengan UU pornografi lagi.. ga seklian orang yang post di IG yg baju-baju sexy dilaporin seklian? mbo ya kalo mau laporin tuh dipelajari dulu, tetap kuat kak widi kamu ga salah!!,” komentar ap******* pada postingan Instagram Widi Vierratale.
 
“King suruh klarifikasi atas manggung/perform king yang pecah dan keren parah itu di palu. Katanya king di laporkan ke pihak berwajib atas pornografi. Padahal letak pornografi nya dimanaaaaaa kecuali bugil di depan banyak orang,” tambah netizen.
 
Pelapor menyebut jika Widy Vierratale tidak melakukan permintaan maaf, maka ia akan dipersangkakan Pasal 10 jo Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman penjara 10 tahun dan denda Rp 5 miliar.
 
(Stephine Nauliani)
 

(ELG)


Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.