Desember 4, 2022

Chicago: Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Melemahnya harga emas ini menyusul aksi ambil untung dan dolar AS berbalik menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih kecil dari Federal Reserve (Fed).
 
Melansir Antara, Kamis, 10 November 2022, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, jatuh USD2,3 atau 0,13 persen menjadi USD1.713,7 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di USD1.725,8 dan terendah USD1.706,1.
 
Harga emas berjangka melonjak USD35,5 atau 2,11 persen menjadi USD1.716 pada Selasa, 8 November 2022, setelah terdongkrak USD3,9 atau 0,23 persen menjadi USD1.680,5 pada Senin, 7 November 2022, dan melambung USD45,7 atau 2,8 persen menjadi USD1.676,6 pada Jumat, 4 November 2022.
 

Sementara itu, dolar AS terapresiasi pada perdagangan Rabu, 9 November 2022 karena sentimen risk-off (penghindaran risiko) kembali ke pasar. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,83 persen menjadi 110,5490.


Dalam pidato di forum kebijakan di Zurich, Swiss, Presiden The Fed New York John Williams mengatakan ekspektasi mengenai inflasi jangka panjang di Amerika Serikat tetap stabil.
 
“Ketidakpastian inflasi telah meningkat, tetapi ini tampaknya tidak disebabkan oleh ekspektasi jangka panjang yang tidak tertambatkan,” katanya.
 
Sementara itu Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin mengatakan perjuangan Federal Reserve untuk menurunkan inflasi dapat mengarah pada kecenderungan untuk menurun karena kenaikan suku bunga bank sentral ditantang oleh tabungan konsumen yang masih tinggi, pasar tenaga kerja yang masih ketat dan masalah pasokan yang berkelanjutan.
 
Di sisi lain, investor sedang menunggu data indeks harga konsumen AS Oktober yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat. Angka tersebut secara luas diperkirakan menunjukkan inflasi tetap tinggi pada Oktober, yang dapat melihat posisi Fed untuk kenaikan suku bunga yang lebih besar.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 17,5 sen atau 0,81 persen menjadi USD21,327 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD17,2 atau 1,7 persen menjadi USD997,3 per ounce.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id.
 
 

(ANN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.