Desember 6, 2022

Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darussalam Sempon di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ganjar juga meresmikan secara simbolis sekolah tingkat menengah atas Ponpes Darussalaam.
 
“Ada peresmian sekolah, kemudian dari pengasuh pondok pesantren ini sedang memperjuangkan agar akses pendidikan lebih banyak lagi, maka dibuatlah sekolah umum di sini, masih baru,” ujar Ganjar usai acara, di Semarang, Sabtu, 12 November 2022.
 
Ganjar menjelaskan sekolah tersebut telah menerapkan green economy dengan mengedepankan penggunaan energi ramah lingkungan. Salah satunya pemakaian panel tenaga surya sebagai pengganti listrik.


“Bahkan dipasang panel surya untuk mulai menggerakkan green economy dari tengah pedesaan, tentu ini bagian dari peran masyarakat soal pendidikan berbasis pondok pesantren, basisnya pondok pesantren,” jelas Ganjar.
 
Lebih lanjut, kata Ganjar, dalam amanat yang tertuang di Undang-Undang (UU) Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 yang menjadi landasan Perda Jawa Tengah Tentang Pesantren mengharuskan setiap pemerintah daerah memfasilitasi pondok pesantren yang ada.

Antara lain fasilitas pendidikan, pendampingan, dan pemberdayaan para santri yang nantinya mampu melahirkan kalangan santri yang jauh lebih unggul dan kompetitif.
 
“Jadi kami sangat apresiasi peran seperti ini, tinggal pelaksanaan Undang-Undang Pesantren, menyiapkan Perda di tingkat kabupaten harus disegerakan. Pendidikannya jalan, dakwahnya jalan, pemberdayaannya jalan, tentu ini sesuatu yang membantu menyiapkan SDM yang begitu penting untuk hari ini,” jelas Ganjar.
 
Ganjar menilai jika pelaksanaan UU Pesantren dapat berjalan optimal hingga ke tingkat bawah, maka tujuan menjadikan santri sebagai generasi bangsa yang terdidik dan berlandaskan nilai keagamaan dapat berjalan.
 
“Kalau kemudian dengan undang-undang pesantren hari ini, beberapa pondok pesantren betul-betul mulai menunjukkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Pesantren, afirmasi untuk pesantren dapat berjalan itu bagus,” ungkap dia.

 

(LDS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.