Desember 4, 2022

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA – Perusahaan digital DOKU ekspansi pasar dengan membuka layanan di Surabaya.

Sebagai launching kehadirannya di kota Pahlawan ini, penyedia layanan jual beli nontunai digital itu, menggelar pameran Project x Market Surabaya yang digelar di mal Tunjungan Plaza (TP) 3 Surabaya mulai Jumat (11/11/2022).

SVP of Business Expansion and Regional Sales DOKU, Irfan Burhan mengatakan bahwa pihaknya hadir di Surabaya untuk menjangkau UMKM kreatif digital berbagai segmen.

“Dalam event besok itu kami menggandeng UMKM brand lokal. Ada lebih dari 170 tenant F & B (Food and Baverage), Fashion, Pet and Plants dan masih banyak lagi,” kata Irfan, saat media briefing di Surabaya, Kamis (10/11/2022).

Dalam event tersebut, DOKU hadir sebagai platform pembayaran yang menyediakan transaksi non tunai bagi pengunjung Bazaar dengan metode bayar QRIS.

Hal ini juga sebagai alternatif pembayaran non tunai paling favorit bagi UMKM.

Lebih lanjut Irfan mengatakan, pihaknya melihat peluang yang besar di Surabaya terkait kinerja UMKM nya yang cukup tumbuh positif pasca pandemi ini, termasuk literasi pembayaran digital yang juga mengalami peningkatan setelah dorongan pandemi covid 19 dalam dua tahun berturut-turut dimana orang lebih banyak disarankan melakukan pembayaran secara digital.

“Kami sangat tertarik sekali dengan perkembangan hal tersebut di kota Surabaya. Lewat event besok itu, diharapkan bisa bisa menjadi titik awal DOKU untuk menjangkau pejuang UMKM digital,” tambah Herunata Joseph, AVP of Merchant Acquisition – Business SME DOKU, dalam kesempatan yang sama.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2021, pertumbuhan UMKM mencapai 57,81 persen, sedangkan pelaku usaha melek digital sebanyak 46 persen.

Oleh sebab itu, platform pembayaran nontunai DOKU menilai bahwa Jatim, khususnya Surabaya merupakan lahan subur untuk berdirinya market bisnis online berbasis digital.

Selanjutnya untuk melayani segmen UMKM kreatif digital, DOKU telah menyiapkan layanan pembayaran siap pakai seperti QRIS dan payment link, melalui WhatsApp link atau e-invoice, yang didukung oleh fitur e-katalog, untuk mengelola toko online yang dapat dipersonalisasi.

Heru menambahkan, kebanyakan UMKM Kreatif digital memiliki profil usaha yang sangat dinamis.

“Di mana sebagian besar belum memiliki website bisnis dan lebih memanfaatkan platform media sosial untuk memasarkan barang dan jasanya,” beber Heru.

Oleh karena itu, selain produk pembayaran yang mudah digunakan, DOKU juga memberikan program pendampingan bernama Juragan DOKU, bagi UMKM kreatif digital yang ingin menambah keahlian dan pengetahuan berbisnis online.

“Kami optimistis lewat kegiatan yang kami gelar besok itu, bisa menjadi akselerasi target layanan kami di wilayah Surabaya dan Jawa Timur ini,” pungkas Heru.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.