November 26, 2022

SURYA.co.id, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/11/2022) untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Ganjar Pranowo saat itu datang dengan pakaian resmi, termasuk mengenakan jas dan dasi merah.

Saat diwawancara wartawan Tribunnews.com, Ganjar Pranowo mengatakan kedatangannya ke istana adalah hal rutin.

Baca juga: BIODATA Ganjar Pranowo yang Dapat Sanksi dari PDIP Gegara Pernyataan Siap Jadi Capres 2024

Ganjar Pranowo juga mengatakan bahwa pertemuannya dengan presiden merupakan pertemuan rutin untuk melaporkan kondisi terakhir di wilayahnya.

Ganjar mengatakan dalam pertemuan tersebut, Presiden menitipkan masalah penting di antaranya terkait pangan karena kondisi cuaca yang kurang baik.

“Termasuk pengendalian inflasi karena semua mesti siap-siap nih 2023 tidak terlalu bagus, maka kepala daerah berkontribusilah gimana menset-up segala sesuatu agar kemudian mempunyai daya dukung yang bagus sehingga kontribusi daerah bagus jadi kotribusi nasional jadi bagus,” kata Ganjar seperti dikutip dari berita Tribunnews.com dengan judul Bertemu Presiden Jokowi di Istana, Ganjar Pranowo: Pertemuan Rutin, Kami Sampaikan Kondisi Terakhir

Ganjar mengatakan kedatangan ke Istana juga tidak bertemu khusus dengan Presiden. Ia bertemu sahabat lama termasuk Guntur Soekarnoputra.

“Enggak, saya ketemu teman-teman kok. Tadi ketemu mas Guntur, ngobrol banyak,” tambahnya.

Baca juga: Disambut Istri, Ganjar Pranowo jadi Finisher Tour de Borobudur Hari Kedua

Jadi Bahan Pembicaraan

Sebelum ini, Ganjar Pranowo menjadi pembicaraan banyak orang pascapernyataannya tentang siap menjadi presiden.

Ganjar menyatakan siap maju sebagai capres. Untuk pertama kalinya, dia mengaku bersedia menjadi calon RI-1 jika partainya berkenan mengusung.

“Kalau untuk bangsa dan negara, apa sih yang kita tidak siap,” kata Ganjar dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022).

“Ketika partai kemudian sudah membahas secara keseluruhan dan dia akan mencari anak-anak bangsa yang menurut mereka terbaik, menurut saya, semua orang mesti siap soal itu,” tuturnya.

Baca juga: Kata Ganjar Pranowo Soal Lukisan Pak Hoegeng yang Belum Tuntas: Filosofinya Dalam Banget

Kendati demikian, Ganjar mengatakan, dirinya menghormati etika politik di internal PDI-P bahwa partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu kini tengah membangun relasi dengan sejumlah partai politik untuk pemilu.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.