Desember 8, 2022

Regulator kaca mobil adalah salah satu komponen pada kaca yang berfungsi untuk mengatur gerak kaca mobil turun dan naik. Ketika terjadi kerusakan regulator, salah satu gejalanya adalah kaca tidak bisa naik ataupun turun.

Kerusakan pada regulator bisa diatasi dengan melakukan servis di bengkel. Biasanya, jika teknisi menilai kerusakan regulator cukup parah, kamu akan diminta untuk menggantinya dengan komponen regulator baru.

Harga regulator kaca mobil 

Kamu bisa membeli regulator baru di berbagai tempat, termasuk di bengkel, toko penjualan spare part mobil, maupun dengan melakukan pembelian secara online.

Regulator yang dijual di pasaran memiliki harga yang beragam. Tapi, umumnya, harga regulator kaca mobil berkisar mulai dari Rp100 ribu sampai dengan jutaan. 

Perbedaan harga regulator kaca mobil juga dipengaruhi oleh jenis mobil. Berikut ini harga regulator berdasarkan tipe mobilnya.

Tipe mobil Harga
Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia 2003-2014 Rp355 ribu
Honda Civic 2012-2016 Rp612 ribu
Daihatsu Ayla 1.0 Rp162 ribu
BMW seri E Rp595 ribu
Daihatsu Gran Max Rp398 ribu

Daftar harga di atas hanyalah contoh dari beberapa jenis mobil. Setiap jenis mobil memiliki harga regulator yang berbeda-beda.

Kamu bisa menanyakan mengenai harga dari setiap regulator ketika akan melakukan servis kaca mobil di bengkel.

Penyebab regulator kaca mobil rusak

Saat regulator kaca mengalami kerusakan, maka gejala utama yang akan dirasakan adalah jendela atau kaca mobil tidak bisa dinaikkan ataupun diturunkan.

Kerusakan pada regulator bukan terjadi tanpa sebab. Ada beberapa hal yang bisa memicu hal ini. Berikut ini faktor-faktor penyebab rusaknya regulator kaca.

1. Penumpukan debu dan kotoran

Seiring pemakaian, regulator bisa mengalami penumpukan debu dan kotoran. Ini tetap bisa terjadi meskipun kamu sudah rutin membersihkan mobil.

Pada dasarnya, setiap komponen mobil memang berisiko mengalami penumpukan kotoran yang akan berdampak pada kerusakan komponen. 

Oleh sebab itu, jika mobilmu sudah berusia cukup lama dan regulator kacanya belum pernah diganti, regulator tersebut lebih berisiko terhadap kerusakan yang disebabkan oleh menumpuknya kotoran dan debu.

2. Regulator melemah karena usia pemakaian

Selain berisiko terserang debu dan kotoran, komponen yang sudah lama digunakan juga berisiko melemah seiring dengan usia pemakaian.

Apalagi jika regulator kaca milikmu belum pernah diganti sama sekali. Maka, tidak menutup kemungkinan bahwa seiring dengan usia pemakaian, kondisi regulator pun semakin lemah dan menjadi rusak.

Cara memperbaiki regulator kaca mobil manual

Jika terjadi kerusakan pada regulator, mengganti regulator baru bukanlah satu-satunya solusi. Kamu juga bisa melakukan upaya lain untuk memperbaiki komponen tersebut.

Berikut ini beberapa cara memperbaiki regulator kaca mobil manual yang bisa dilakukan untuk mengatasi kerusakan pada regulator kaca.

1. Siapkan peralatan

Pertama-tama, persiapkan alat-alat yang diperlukan untuk memperbaiki regulator. Adapun peralatan yang akan kamu perlukan meliputi obeng serta kunci inggris ukuran 12.

2. Temukan lokasi kerusakan pada regulator

Apabila regulator belum rusak total, maka kamu bisa mencari lokasi kerusakan. Biasanya, kerusakan ringan akan terlihat pada bagian kecil saja.

Misalnya, ada bagian kecil dari regulator yang berkarat. Contoh lainnya, bagian penyangga dari regulator tersebut terlepas dari regulatornya.

3. Lakukan perbaikan sesuai jenis kerusakan

Kalau sudah menemukan lokasi dan jenis kerusakan, saatnya untuk melakukan perbaikan. Sesuaikan perbaikan yang dilakukan dengan jenis kerusakan yang dialami.

Contohnya, apabila kamu melihat penyangga regulator sudah terlepas dari regulator, maka solusinya adalah merekatkan kembali kedua komponen tersebut menggunakan lem.

Sementara, kalau kamu melihat ada penumpukan kotoran di sudut tertentu pada regulator, kamu bisa membersihkannya.

4. Pasang kembali regulator pada pintu mobil

Jika sudah selesai, maka kamu bisa memasang kembali regulator kaca pada pintu mobil. Gunakan alat yang sama seperti yang sudah digunakan di awal untuk memasang kembali komponen tersebut.

Upaya-upaya di atas hanya bisa dilakukan apabila kerusakan pada regulator cenderung ringan. Akan tetapi, kalau kerusakannya sudah sangat parah, maka dianjurkan untuk mengganti dengan yang baru.

Sebab, pada dasarnya memang tidak ada regulator yang bisa digunakan selamanya tanpa diganti sama sekali. Seiring dengan usia pemakaian, kinerja regulator pasti akan semakin melemah.

Gejala regulator kaca mobil rusak

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penanda atau gejala kerusakan pada regulator kaca. Berikut ini beberapa gejala yang bisa dikenali.

1. Kaca mobil tidak bisa naik atau turun

Ketika regulator mengalami kerusakan, maka kaca tidak akan bisa dinaikkan ataupun diturunkan. Awalnya, kaca mungkin masih bisa digerakkan, namun sering macet.

Lambat laun, kaca akan semakin sulit dibuka ataupun ditutup sampai tidak bisa dinaikkan atau diturunkan lagi sama sekali.

2. Kaca tidak bisa menutup sempurna

Selain sulit naik dan turun, regulator yang rusak juga akan membuat kaca tidak bisa menutup dengan sempurna. Artinya, saat kaca dinaikkan, akan ada celah kecil yang tidak bisa ditutup oleh kaca.

Hal ini bisa terjadi karena kerusakan regulator akan menjalar ke komponen lain, termasuk komponen gigi kaca. Sehingga, gigi kaca mudah patah atau termakan dan tidak bisa lagi membuat kaca menutup sepenuhnya.

Secara garis besar, saat regulator mengalami kerusakan, maka seluruh komponen kaca pun akan ikut mengalami masalah. 

Misalnya, pada dinamo kaca mobil yang seharusnya menjadi penggerak kaca, bisa ikut mengalami kerusakan. Sebab, ketika regulator rusak dan pergerakan kaca menjadi berat, dinamo akan dipaksa untuk bekerja lebih keras.

Lama-kelamaan, setelah dinamo terus-menerus dipaksakan, maka komponen dinamo juga akan ikut mengalami kerusakan total. 

Tips dari Lifepal! Untuk menghindari kerusakan total pada seluruh komponen kaca, termasuk regulator, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara berkala.

Tidak ada durasi pasti yang dianjurkan untuk melakukan penggantian komponen regulator kaca. Selama kaca masih dalam kondisi baik, maka tidak perlu mengganti regulator.

Tapi, kalau sudah mulai merasakan adanya tanda-tanda atau gejala kerusakan, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan segera ganti regulator yang rusak dengan yang baru.

Lindungi mobil kesayanganmu dengan asuransi mobil terbaik 

Selain rutin melakukan servis agar kendaraan tetap prima, penting juga buat kamu untuk memberikan proteksi asuransi mobil terbaik. Asuransi mobil memberikan perlindungan finansial dari risiko kecelakaan maupun bencana alam yang membuat mobil kamu rusak dan harus dibawa ke bengkel. 

Kalau punya asuransi,  kamu tidak perlu lagi khawatir soal biaya perbaikan di bengkel yang mahal karena akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. 

Sudah paham mengenai manfaat asuransi mobil namun bingung harus memilih asuransi mobil yang mana? Kuis Asuransi Mobil dari Lifepal ini bisa membantu kamu menemukan jenis asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Cobain, yuk! 

Setelah mendapatkan rekomendasi jenis asuransi mobil yang cocok, lanjutkan dengan menghitung perkiraan biaya premi asuransi mobil yang mesti kamu bayarkan menggunakan Kalkulator Premi Asuransi Mobil berikut ini. 

Pertanyaan seputar regulator kaca mobil

 

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.