Desember 6, 2022

2 menit

Indonesia bakal memiliki kawasan industri ramah lingkungan atau net zero industrial park menyusul penandatanganan kerja sama antara PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) dan Envision Group.

Melansir detikcom, kawasan industri ini rencananya akan dibangun di Sulawesi Tengah, Property People.

Bakrie & Brothers dan Envision Group telah menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk merealisasikan pembangunan kawasan industri tersebut.

Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur & CEO BNBR, Anindya N. Bakrie dan Envision Founder & CEO, Lei Zhang di sela-sela rangkaian acara KTT G20 di Bali.

Selain itu, disaksikan langsung oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia dan Gubernur Sulawesi Tengah Indonesia, H. Rusdy Mastura.

Dalam keterangannya, pembangunan kawasan industri ramah lingkungan ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Kawasan Industri Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

Anindya Bakrie mengatakan bahwa dengan adanya perjanjian ini maka kedua perusahaan bersama-sama mengeksplorasi pengembangan proyek-proyek energi terbarukan.

Hal ini termasuk memanfaatkan tenaga angin, surya, amonia hijau dan hidrogen hijau, berikut rangkaian penggunaan hilirnya, serta pengembangan sistem penyimpanan energi (energy storage system development).

“Kami melihat kemungkinan pengembangan solusi digital Net Zero di Indonesia, dengan memanfaatkan sistem yang telah dibuat oleh pihak Envision Digital secara komprehensif,” kata Anindya Bakrie melansir detikcom.

Adapun BNBR melalui anak usaha rintisan VKTR tengah berupaya membangun elektrifikasi transportasi yang terintegrasi, serta ekosistem baterai EV di Indonesia.

Jaringan tersebut akan terdiri dari baterai untuk EV, EV-Bus, EV-Car, EV-Motorcycle, EV-Infrastructure, dan daur ulang baterai.

BNBR juga berencana untuk membangun kapasitas rantai pasok baterai secara lengkap dari hulu hingga hilir, yang akan dijalankan dengan tetap menerapkan protokol ESG yang ketat.

“Bersama Envision dan mitra-mitra lain di masa datang, kami berharap dapat meningkatkan keamanan pasokan unit nikel dan bahan baku lainnya, terus memperluas kapasitas konversi nikel sulfat, memproduksi baterai secara mandiri, dan pada akhirnya dapat juga memproduksi pCAM dan CAM secara mandiri di Indonesia,” kata Anindya.

Melayani Pasar Global

Sumber: Bisnis.com

Melansir katadata.co.id, pembangunan kawasan industri ramah lingkungan ini nantinya akan melahirkan produk yang melayani pasar global.

Produk industri tersebut di antaranya bahan baterai hijau hingga mengembangkan pembangkit energi hijau.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mencapai target Net Zero emission.

Untuk itu, dia mendukung proyek pengembangan kawasan industri ramah lingkungan di tanah air, sejalan dengan program energi hijau dari pemerintah.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak artikel menarik lain seputar properti hanya di Berita.99.co.

Untuk mendapatkan informasi terkini, ikuti juga Google News Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, dapatkan hunian dengan harga terjangkau di www.99.co/id dan Rumah123.com.

Kamu juga bisa meraih berbagai promo terbaik seperti dari perumahan Premier Estate 3 di Cibubur, Bekasi.

Yuk, langsung saja temukan penawarannya karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sebelum kehabisan!

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.