Desember 6, 2022

Wellington: Memasuki musim panas, Indonesia melalui KBRI Wellington ikut berpartisipasi dalam gelaran festival budaya dan kuliner yang didesain panitia penyelenggara  dengan memperkenalkan suatu wahana Lumino City Festival yang menampilkan berbagai ikon lentara dari beberapa negara peserta.
 
Indonesia, sebagai salah satu peserta, menampilkan lentara berbentuk komodo yang mencuri perhatian luas dari para pengunjung. Banyak dari mereka berebut untuk berfoto di hadapan ikon nusantara tersebut.
 
Berdasarkan keterangan tertulis KBRI Wellington yang diterima Medcom.id, Senin, 21 November 2022, Lumino City Festival digelar selama dua hari pada 18-19 November, yang dibuka sejak Jumat sore hingga Sabtu malam. Festival ini menampilkan berbagai pagelaran seni budaya lokal dan asing, hiburan live music, bermacam jenis kuliner, serta hiasan lampu-lampu di sepanjang pojokan lokasi.


Negara-negara peserta menampilkan ikon unik masing-masing, seperti Swiss dengan Pegunungan Alpen, Arab Saudi dengan unta, Malaysia menampilkan Menara Kembar Petronas, India penari khas perempuan, Australia binatang Kanguru, Itali Menara Pisa dan lainnya.
 
Stan Indonesia memperkenalkan berbagai promosi pariwisata dengan menampilkan video, brosur dan cinderamata berupa akipas dan pulpen. Stan Indonesia juga menghadirkan produk industri kreatif berupa asesoris, kerajinan tas/dasi yang umumnya bernuasa batik dan kain tenun.
 
Selain itu, stan Indonesia juga memamerkan beberapa produk-produk yang telah masuk pasar swalayan di Selandia Baru, seperti beragam jenis kopi, makanan ringan, mi instan, sambal pedas, permen kopi, minuman air kelapa dan santan, bumbu masak, dan lain sebagainya.
 
Guna menarik perhatian para pengunjung, stan Indonesia juga menyajikan berbagai jenis makanan jajanan pasar khas seperti kue lupis, martabak, peyek, risoles hingga sate ayam yang disiapkan ibu-ibu DWP KBRI Wellington.
 
Selain itu, stan Indonesia memberikan promosi kopi gratis jenis arabica Sibalanga, Sumatra Utara, yang tersedia di toko-toko kopi di Wellington. Kopi gratis yang harumnya menarik perhatian banyak pengunjung disajikan oleh staf KBRI Wellington yang berperan juga sebagai barista.
 
Dalam kesempatan pagelaran budaya, Indonesia juga ikut tampil memperkenalkan angklung dengan menghadirkan hampir 100 angklung dengan melibatkan para penonton yang dipandu staf KBRI Wellington sebagai konduktor.
 
Indonesia Hadirkan Lentara Komodo di Lumino City Festival
Penampilan angklung di stan Indonesia. (KBRI Wellington)
 
Festival Lumino City tahun ini mengambil lokasi yang cukup strategis di Wellington Bay, di tepi pantai kota Wellington yang ramai dikunjungi warga maupun turis. Di musim panas pada akhir pekan, umumnya lokasi tersebut dikunjungi lebih dari 20 ribu orang sebelum pandemi Covid-19.
 
Pihak penyelenggara memanfaatkan momentum tahun ini sebaga upaya menghidupkan kembali sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai acara festival di musim panas hingga menjelang April 2023 mendatang.
 
Baca:  Gebyar Nusantara di Negeri Kiwi, Hubungan Indonesia-Selandia Baru Semakin Erat
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 

(WIL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.