Desember 5, 2022

Jakarta:  Sobat Medcom, tentunya sering berkumpul dengan teman atau kerabat dan melakukan interaksi di dalamnya.  Berbagai bentuk interaksi bisa muncul saat sedang bersama, mulai dari bercanda, sarkasme, konflik, pertengkaran bahkan bisa juga mengarah pada tindakan perundungan.
 
Sayangnya, perlakuan tersebut tidak disadari sebagai suatu hal yang salah dengan alasan hanya bercanda. Padahal bila sampai terjadi perundungan, dampak yang akan terjadi sangat buruk, baik bagi pelaku maupun korban.  Nah untuk itu, artikel yang dilansir dari laman Ditjen SMP ini akan membahas perbedaan antara tindakan bercanda, sarkasme, konflik, dan perundungan. 

Disebut bercanda jika: 

Disebut sarkasme (kasar) jika: 

Disebut konflik jika:

Disebut perundungan jika: 

  • Menunjukkan sikap agresif kepada seseorang yang berulang
  • Seseorang menyakiti orang lain dengan sengaja dengan tujuan mengontrol pihak yang disakiti
  • Perundung (pelaku perundungan) akan menyalahkan korbannya
  • Korban ingin perundungan dihentikan, tetapi perundung tidak mau menghentikannya

Nah, itulah perbedaan antara bercanda, sarkasme, konflik, dan perundungan. Semoga setelah mengetahui perbedaannya Sobat Medcom dapat lebih bijaksana ketika bersikap dan berinteraksi dengan orang lain.
 
Karena melakukan tindakan sarkasme, bertengkar, atau merundung orang lain adalah tindakan yang tidak terpuji! Jadi, biasakan untuk bergaul dan berinteraksi secara positif dengan orang lain, ya.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(CEU)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.