Desember 5, 2022

SURYA.CO.ID, NGANJUK – Menjelang akhir tahun 2022, Polres Nganjuk masifkan kegiatan Patroli tiga kali dalam sehari. Hal itu dilakukan dengan sasaran kendaraan bermotor, pemukiman warga, dan tempat rawan kejahatan.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan, kegiatan Patroli jajaran Kepolisian tersebut digelar dengan berbagai teknis. Diantaranya bersinggungan antar wilayah, stasioner, serta mobiling secara masif di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Berbagai upaya tersebut dilaksanakan Polres Nganjuk untuk meminimalisir kejahatan yang terjadi di wilayah Nganjuk,” kata Boy Jeckson Situmorang melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Rabu (9/11/2022).

Dikatakan Boy Jeckson, dengan terjaganya kondusifitas wilayah yang baik tersebut diharapkan bisa menjamin warga Kabupaten Nganjuk untuk dapat beraktifitas pada pagi hingga sore dan beristirahat dengan baik saat malam tiba.

“Kami tidak bisa mengandalkan penindakan dan penegakan hukum saja, makanya yang diperlukan adalah langkah prediktif berupa deteksi dini dan preventif,” ucap Boy Jeckson.

Untuk itu, ungkap Boy Jeckson, pihaknya senantiasa menggandeng semua pemangku kepentingan untuk bersama–sama menjaga kondusifitas Kabupaten Nganjuk. “Jika masih bisa diprediksi mengapa harus menunggu sampai terjadi,” tandas Boy Jeckson.

Sementara itu, sinergitas Polri dan TNI dalam memelihara kamtibmas di Kecamatan Ngetos terus dilakukan. Kali ini dilakukan dengan kegiatan patroli cipta kondisi di Jalan raya Desa Kuncir Kecamatan Ngetos.

Kapolsek Ngetos Polres Nganjuk, AKP Pujo Santoso mengatakan, selain pelaksanaan Patroli kewilayahan secara mobiling, pemeriksaan kendaraan bermotor di tempat yang dianggap rawan terjadi kriminalitas maupun gesekan antar pemuda atau perkelahian juga perlu sesekali dilakukan. Sebagai langkah antisipasi sebelum terjadinya tindak kriminalitas.

“Pemeriksaan sepeda motor dan barang bawaan pengendara dilakukan secara teliti, cermat, dan intensif, untuk meminimalisir adanya barang hasil tindak kejahatan maupun akan melakukan kejahatan atau barang berbahaya seperti halnya narkoba, senjata api, senjata tajam bahkan bahan peledak, serta hal–hal lain yang dapat memicu terjadinya tindak pidana,” kata Pujo Santoso.

Dan tidak kalah penting, tambah Pujo Santoso, pihaknya sudah sampaikan kepada personel yang melaksanakan tugas Patroli maupun saat Pemeriksaan agar selalu menjalin kerjasama yang baik, selalu berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan pemeriksaan.

“Usahakan pemeriksaan tetap sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri ataupun Institusi dan selalu perhatikan situasi dan tetap jaga keselamatan diri,” tutur Pujo Santoso. ****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.