Desember 4, 2022

Bagi pengembang sebuah situs, tentunya harus paham mengenai web server. Pilihan web server ini banyak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Oleh karenanya, setiap jenis harus dipahami. Dengan memahami jenis jenis web server, maka proses pemilihannya akan lebih mudah.

Untuk itu, pada bagian ini akan diberikan detail penjelasan mengenai apa saja jenis web server dan penjelasannya. Agar bisa menemukan yang paling tepat, maka pahami satu per satu jenisnya dengan baik. Simak detail dan uraian berikut untuk memahaminya:

1. NginX

Pada pilihan pertama, ada NginX sebagai web server pilihan yang sangat fungsional. Untuk sifatnya sendiri, web server ini memiliki sifat open source. Dengan adanya sifat ini, maka setiap penggunanya bisa memanfaatkan NginX secara gratis tanpa harus kebingungan dengan biaya.

Jika dilihat dari keunggulannya, NginX ini memiliki banyak sekali aspek keunggulan yang sayang untuk ditinggalkan. Salah satu yang paling menarik adalah performanya yang sangat tinggi. Jadi pengguna bisa menghandle grafik dengan cepat tanpa harus memakan banyak waktu.

Kemudian, dari sisi fitur juga ada kelebihan. Jika web server lain hanya mengandalkan fitur yang banyak, maka NginX ini mengandalkan fitur yang fungsional namun stabil. Jadi meskipun jumlah fiturnya tidak sebanyak web server lain namun tetap memberikan manfaat maksimal.

2. Apache

Pilihan kedua yang tidak kalah menarik adalah Apache. Jika dibandingkan dengan web server lainnya, Apache ini masuk jajaran yang paling banyak difungsikan. Sama dengan pilihan pertama, Apache juga bisa difungsikan gratis sehingga tidak memakan banyak modal.

Saat memanfaatkan web server ini, maka pengguna tidak perlu takut dengan pengaturan dan konfigurasinya. Sudah ada penjelasan jelas di dalam Apache sehingga penggunanya bisa memahami dengan baik. Aspek ini tentunya sangat penting untuk didapat.

Kemudian, jaringan komunitasnya juga sangat besar. Saat pengguna mendapat masalah di Apache dan ingin mencari solusi, maka bisa bertanya pada pihak-pihak yang sudah berpengalaman. Komunitas yang besar ini membantu pengguna mendapat bantuan dengan mudah dari berbagai pihak.

3. Sun Java System

Jenis jenis web server ketiga yang bisa dipilih adalah Sun Java System. Jika dibandingkan dengan yang lainnya, web server ini memberikan banyak sekali kemudahan dan layanan optimal. Jadi tidak heran jika web server ini bisa dipakai di Solaris, Windows, dan HPUX.

Keamanan untuk jenis web server yang satu ini sudah tidak perlu dicemaskan atau diragukan lagi. Pihak pengembang sudah menyediakan keamanan ekstra yang tentunya menarik untuk difungsikan. Pemanfaatannya juga gratis sehingga tidak menghabiskan banyak biaya.

4. IIS

Kemudian untuk pilihan keempat, ada Internet Information Services atau yang biasa dinamai dengan IIS. Sebenarnya, IIS ini dikembangkan oleh Microsoft dan sudah sangat kompatibel dengan Windows. Meski keberadaan web server ini jarang diketahui, namun layanannya masih sangat optimal.

Kinerja PHP dari web server ini juga terbilang sangat stabil dan pas untuk difungsikan. Apalagi jika pengguna melakukan kesalahan dalam proses pemanfaatannya, maka sudah ada fitur pengecekan kesalahan-kesalahan yang ada. Dengan demikian, pemanfaatannya akan lebih mudah.

5. Lighttpd

Terakhir, ada Lighttpd yang juga bisa difungsikan. Dengan memanfaatkan web server ini, maka pengguna akan mendapatkan kecepatan optimal yang memuaskan. Pemanfaatannya juga gratis tanpa ada biaya apapun sehingga akan sayang untuk ditinggalkan.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang jenis jenis web server serta penjelasannya. Lima jenis di atas tentunya bisa dijadikan pedoman dasar dalam proses pemilihan. Karena setiap jenis memiliki karakteristik berbeda, maka pastikan untuk menelaah bagiannya dengan baik.



Artikel ini bersumber dari dewabiz.com.