Desember 4, 2022

Raleigh: Partai Republik kukuhkan kemenangannya di Pemilu Paruh Waktu Amerika Serikat (AS). Namun, apa dampaknya bagi Asia Pasifik?
 
Profesor dari Sanford School of Public Policy Duke University, Asher Hildebrand mengatakan, kemungkinan akan ada sedikit sekali perubahan, terlebih dalam pendekatan ke Tiongkok.
 
“Saya pikir akan ada lebih banyak keselarasan daripada aspek lain dari kebijakan luar negeri, terutama dalam pendekatan ke Tiongkok,” kata dia di Raleigh, North Carolina, Rabu, 9 November 2022.


Ia mencontohkan, saat Ketua DPR Nancy Pelosi datang ke Taiwan, pada dasarnya banyak yang tidak setuju tentang ‘sinyal’ mengirim pertahanan ke Taiwan. Menurut Hildebrand, beberapa anggota dewan dari Republik menyuarakan kegelisahan mereka atas ‘tindakan sembrono Pelosi’.
 
Namun, ada pula yang membela tindakan Pelosi, baik itu dari Demokrat atau Republik. “Jadi kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) terhadap Tiongkok selama setidaknya 50 tahun terakhir sangat rumit,” ungkapnya.
 
Jika Republik Menang Pemilu Paruh Waktu AS, Apa Dampaknya Bagi Asia Pasifik?
Profesor dari Sanford School of Public Policy Duke University, Asher Hildebrand. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
 

Terlebih dengan adanya masalah hak asasi manusia, persaingan geopolitik AS dan ekonomi yang saling berhubungan, serta keinginan menghindari konflik secara langsung.
 

“Jadi saya tidak berpikir paradigma itu akan berubah. Anda mungkin melihat beberapa penekanan yang berbeda. Partai Republik cenderung sedikit lebih bersedia untuk mengadopsi retorika nasionalistik atau populis terhadap Tiongkok,” sambungnya.
 

Meski demikian rasisme terhadap orang Asia atau Asia Amerika masih akan tetap menjadi isu. “Tapi dalam hal paradigma kebijakan luar negeri kita, saya tidak berharap melihat perubahan besar,” ungkapnya.
 

Sejauh ini, berdasarkan penghitungan cepat, pemilu paruh waktu AS dimenangkan Republik. Meski demikian, mereka tidak berhasil menyapu seluruh kursi di Senat dan Kongres, pasalnya Demokrat masih memiliki pengaruh di sana.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

(FJR)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.