Desember 5, 2022

SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Kebiasaan aneh Ihya Ulumudin (20) ini mungkin kleptomania yang kebablasan sehingga menjadi perilaku pencurian. Pemuda asal Dusun Ngujung Jobo, Desa Gedungboyo Untung, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan ini pun ketemu batunya ketika gagal mencuri di rumah seorang warga, Jumat (18/11/2022), tetapi malah nekat kembali untuk mengambil motornya.

Ihya awalnya melakukan pencurian dengan memasuki rumah Mohammad Anas Al-Baihaqi (22), warga Dusun Dandangan, Desa Dlanggu, Kecamatan Deket. Ini merupakan aksi ketiganya, namun karena ketahuan korban maka ia pun kabur sampai meninggalkan motornya, PCX nopol S 5230 JAQ yang diparkir di dekat rumah korban

Meski Ihya melarikan diri, beberapa warga yang melihatnya tidak mengejar karena sudah mengenali wajah pelaku. Apalagi motor pelaku tertinggal dan warga yakin bahwa pemiliknya akan kembali. “Warga menyusun strategi, membiarkan motor tersebut tetap terparkir karena yakin Ihya akan kembali untuk mengambilnya,” kata seorang warga.

Dan konyolnya, ibarat keledai yang jatuh dua kali ke lubang yang sama, ternyata pemuda ceking itu benar-benar kembali. Pelaku malah datang bersama temannya, Nono Hermansyah untuk mengambil motor. Warga yang sudah lama menunggu, dengan cepat mengepung dan meringkusnya.

Beberapa warga yang emosi sempat melayangkan bogem mentah kepada dua orang itu, sebelum diselamatkan dari amuk massa. Pelaku kemudian dievakuasi ke Balai Desa Dlanggu sebelum dijemput Kapolsek Deket, AKP Sri Iswati didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Slamet untuk untuk dibawa ke Polsek Deket.

“Pelakunya Ihya sedangkan Nono adalah temannya yang dimintai bantuan hanya untuk mengantarnya mengambil sepeda motor, ” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro saat dikonfirmasi SURYA.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sebelumnya pernah dua kali masuk rumah korban. Pertama berhasil mencuri uang, kedua menggondol HP. Dan pada aksi ketiga ia baru tepergok. Pelaku juga mengaku pernah beberapa kali mencuri di lingkungan Dusun Ngujung Jobo, di mana ia tinggal. Dan rumah pelaku hanya sekitar 3 KM dari rumah korban.

Dalam kejadian ini, polisi mengamankan barang bukti motor Honda PCX nopol S 5230 JAQ, dompet berisi uang real Arab Saudi, dan dompet kecil berisi peralatan kebersihan badan. “Penyidik masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan pelaku beraksi di tempat lain,” kata Anton. *****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.