Desember 6, 2022

Denpasar: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya yang terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 bekerja profesional dan penuh tanggung jawab demi menjaga kredibilitas bangsa di mata dunia. Polisi harus mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam menghadapi segala situasi yang muncul.
 
Hal ini disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung 2022, dalam Rangka Pengamanan KTT G20, di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Bali, Senin, 7 November 2022. Dalam operasi KTT G20, polisi akan bertanggung jawab terhadap keamanan berlapis di ring tiga.
 
“Khusus ring tiga adalah lapisan terluar yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Polri dituntut untuk menampilkan sosok pengamanan yang humanis, ramah, namun tegas ketika dibutuhkan, sehingga mampu mereduksi potensi ancaman keamanan yang mengganggu jalannya KTT G20,” tegas Listyo.


Selain itu, Kapolri memerintahkan para pimpinan polisi setiap tingkatan harus turun langsung guna memantau pengendalian dan pengawasan melekat di lapangan. Dia berharap segala tindakan personelnya sesuai dengan aturan dan standard operation procedure (SOP) yang berlaku. 
 
Polisi yang bertugas, tegas dia, tetap atensi mengantisipasi segala kemungkinan situasi kontingensi. Situasi tersebut di antaranya pelanggaran lalu lintas, kriminalitas, huru hara, teror, hingga kebencanaan.
 
Dalam menjalankan tugas selama KTT G20, Kapolri menegaskan Polri harus mengendepankan kerja sama, sinergisitas, dan soliditas dengan seluruh pihak terkait. Penguatan komunikasi publik juga penting dalam mengambil tindakan. Apalagi, lanjut dia, tugas pengamanan konferensi internasional ini merupakan sebuah amanah mulia demi nama baik Indonesia di mata dunia. 
 

Kapolri mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan untuk betul-betul menjaga kehormatan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Indonesia, untuk perhelatan internasional ini. Presiden berharap polisi dapat memitigasi segala kemungkinan hingga titik minimal. Sebab, keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 mampu meningkatkan kredibilitas bangsa ini di mata dunia.
 
Di samping itu, Kapolri mengapresiasi kinerja polisi yang bertugas dalam acara KTT G20. Hingga Senin, 7 November 2022, seluruh rangkaian kegiatan yang berjalan dan menuju puncak KTT G20 pada 15-16 November 2022, terpantau aman dan nyaman.
 
“Mari kita terus pertahankan,” tegas Kapolri.
 
Polri menyelenggarakan Operasi Puri Agung 2022 guna menyertai pengamanan KTT G20 mulai 8-17 November 2022. Operasi ini mencakup di tiga wilayah, yaitu Polda Bali, Polda Jatim, dan Polda NTB.
 
Dalam operasi tiga wilayah ini, Polri mengerahkan 9.700 personel dengan 3.669 personel di pasukan cadangan yang ada di Markas Komando Brimob dan 11 Satuan Brimobda. Mereka merupakan pasukan yang memiliki kemampuan khusus dan teknologi modern yang terintegrasi dengan pusat komando atau command center.
 

(AZF)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.