Desember 5, 2022

Jakarta: Seluruh masyarakat Indonesia hari ini memperingati Hari Pahlawan pada Kamis, 10 November 2022. Cara menghargai para pahlawan adalah mengingat, mendoakan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan.
 
Komunitas Sepak bola Jurnalis atau dikenal Seejontor FC, memaknai hari bersejarah ini dengan mengadakan charity match di lapangan C, Senayan bersama Aremania perwakilan Jakarta untuk mengingat, menguatkan, mendoakan dan menyerahkan donasi untuk para korban Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022.
 
Penggalangan donasi dari Komunitas Sepakbola Jurnalis atau Seejontor FC telah dilakukan selama 25 hari, sejak 15 Oktober 2022 dan ditutup pada 10 November 2022.  


Pengurus SJFC, Abdul Rosyid mengatakan bantuan dari berbagai pihak ini diharapkan bisa meringankan beban para korban tragedi Kanjuruhan. “Alhamdulillah, di hari bersejarah ini kita berkumpul untuk menyerahkan donasi kepada saudara kita. Sudah selayaknya kita saling meringankan beban para korban,” kata Rosyid.
 
Menurut dia, hasil pengumpulan donasi selama 25 hari yang dilakukan Seejontor FC sebesar Rp23.805.000. Tentu, kata dia, dana tersebut akan diserahkan melalui perwakilan Aremania yang ada di Jakarta untuk diserahkan kepada korban agar donasi tersebut tepat sasaran. 
 
“Terima kasih untuk para donatur yang telah ikut membantu tergerak memberikan perhatian. Semoga di antara rasa duka korban dan keluarga setidaknya bisa merasakan hangatnya persaudaraan,” ujarnya.
 
Dalam agenda penyerahan itu, SJFC dan Aremania Jakarta menggunakan pita hitam sambil menyalakan lilin serentak untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan. Lalu, dilanjut dengan mengheningkan cipta dan doa bersama untuk 135 korban meninggal tragedi Kanjuruhan serta para korban yang masih dalam perawatan.
 
Sebelumnya, Tim Seejontor sempat bermain sepak bola bersama perwakilan Aremania sebanyak tiga kali bertanding dengan durasi waktu 20 menit. Meski cuaca gerimis, semangat para jurnalis dan perwakilan Aremania tidak surut.
 
“Mereka (korban) layak disebut sebagai Patriot Sepak bola. Mari kita ambil hikmah dari peristiwa mengerikan ini. PSSI, Kemenpora, aparat keamanan khususnya kepolisian, TNI, seluruh stakeholder dan elemen lainnya, saya harap bisa terus berbenah. Semua harus diusut tuntas dan semua pihak yang bersalah harus diproses hukum demi mewujudkan keadilan kepada korban dan keluarganya,” ucapnya. 
 
Sementara perwakilan Aremania di Jakarta, Arif mengucapkan terima kasih atas bantuan untuk para keluarga korban Kanjuruhan yang digalang jurnalis dalam komunitas sepak bola (Seejontor FC). Menurut dia, Aremania tak menyangka ada suport dari para jurnalis di Jakarta melakukan charity match untuk keluarga korban Kanjuruhan.
 
“Kami perwakilan dari Aremania menyampaikan beribu-ribu terima kasih atas simpati dan donasinya. Semoga bisa disalurkan dengan baik dan bisa bermanfaat bagi seluruh Aremania. Kami akan mengawal bantuan ini agar tersampaikan kepada pihak yang berhak. Dan ini kejadian terakhir di sepak bola Indonesia,” kata Arif.
 
Selanjutnya, Tim SJFC melakukan video call dengan Andi Koreng selaku perwakilan Tim Gabungan Aremania. Dalam obrolannya, Andi Koreng tak menyangka kepedulian teman-teman jurnalis di Jakarta yang turut menggalang dana untuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan.
 
“Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis di Jakarta yang sudah peduli terhadap Aremania,” ucapnya.
 

(ALB)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.