Desember 8, 2022

Berita Blitar

SURYA.co.id I BLITAR – Pemkot Blitar kembali mendapat hibah kendaraan tempur dari TNI untuk melengkapi rencana pembangunan Museum PETA Supriyadi di kawasan Monumen PETA, Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar.

Kali ini, Pemkot Blitar akan menerima hibah pinjam pakai kendaraan tempur berupa pesawat tempur jenis F-86 Sabre dari TNI AU.

Sekarang, Pemkot Blitar sedang membangun landasan untuk meletakkan pesawat tempat di kawasan Monumen PETA.

“Mulai hari ini, kami lakukan pembangunan landasan pesawat di kawasan Monumen PETA,” kata Wali Kota Blitar, Santoso usai peletakan batu pertama pembangunan landasan pesawat di kawasan Monumen PETA, Kamis (10/11/2022).

Santoso mengatakan hibah pesawat tempur dari TNI AU ini untuk melengkapi koleksi barang bersejarah dalam rencana pembangunan Museum PETA Supriyadi di Kota Blitar.

Sebelumnya, Kota Blitar juga sudah menerima kendaraan tempur berupa tank jenis BTR 50 P dan meriam dari Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi 2 Marinir Surabaya.

Kedua kendaraan tempur itu sekarang sudah diparkir di kawasan Monumen PETA.

“Sekarang, kami dapat bantuan lagi pesawat tempur dari TNI AU. Secepatnya, setelah pembangunan landasan selesai, pesawat akan dibawa ke Kota Blitar,” ujar Santoso.

Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Kolonel Tek Chaeruman mengatakan pesawat tempur yang akan dihibahkan pinjam pakai kepada Kota Blitar jenis F-86 Sabre.

Pesawat tempur F-86 Sabre merupakan pesawat latih tempur milik TNI AU yang dulu dioperasikan di Lanud Iswahyudi Madiun.

“Pesawat tempur itu akan dihibahkan untuk pinjam pakai dari TNI AU di Museum PETA Kota Blitar. Semoga pesawar itu jadi ikonik dan daya tarik di Kota Blitar,” katanya.

Menurutnya, pesawat tempur F-86 Sabre merupakan pesawat legendaris dan bersejarah khususnya untuk mendidik pilot tempur di TNI AU.

Para pilot tempur TNI AU sebelum transisi ke pesawat tempur lainnya harus melalui transisi ke pesawat latih F-86 Sabre terlebih dulu.

“Pesawat tempur F-86 Sabre terakhir beroperasi pada 1980-an. Sekarang pesawat latih sudah diganti dengan pesawat jenis T-50,” ujarnya.

Dikatakannya, sekarang pesawat tempur F-86 Sabre yang akan dipinjam pakaikan ke Kota Blitar masih proses restorasi di Lanud Abdulrachman Saleh.

Setelah pembangunan landasan di Monumen PETA selesai, pesawat akan dikirim ke Kota Blitar.

“Pesawat tidak dipasang full, mesin dan roda landing kami lepas, yang dipasang hanya bodi dan sayap. Karena pinjam pakai, maka untuk pemeliharaan menjadi kewajiban Kota Blitar. Tapi, kami akan bantu jika ada pengecatan maupun ada perbaikan bodi yang rusak,” katanya.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.