November 26, 2022

SURYA.CO.ID – Ada banyak bacaan sholawat yang bisa diamalkan sehari-hari, salah satunya Sholawat Luthf artinya Sholawat Kelembutan.

Membaca Sholawat, termasuk bacaan Sholawat Luthf memang boleh dilakukan kapan saja. Namun, melansir buku Mukjizat Shalawat  salah satu tata cara bersholawat adalah disunnahkan membaca sholawat di waktu-waktu mulia, seperti malam dan hari Jumat.

Berikut bacaan atau lirik Sholawat Luthf arab, latin dan terjemahan.

Lirik Sholawat Luthf

اَللّٰهُمَّ صَـلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ صَلَاةَ أَهْلِ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرَضِيْنَ عَلَيْهِ وَأَجْرِ يَا مَوْلَانَا لُطْفَكَ الْخَفِيَّ فِيْ أَمْرِيْ وَأَرِنِيْ سِرَّ جَمِيْلِ صُنْعِكَ فِيْمَا اٰمِلُهُ مِنْكَ يَا اَللهُ يَا سَمِيْعُ يَا قَرِيْبُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ  

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammad wa `alâ âlihi shalâta ahlis samâwâti wal aradlîna `alaihi wa ajri yâ maulânâ luthfakal khafiyya fî amrî wa arinî sirra jamîli shun`ika fî mâ âmiluhû minka yâ allâh uâ samî`u yâ qarîbu yâ rabbal `âlamîn(a).

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad ﷺ, dan kepada keluarganya, dengan rahmat para penghuni langit dan bumi. Jalankaniah kelembutan-Mu yang tersembunyi dalam urusanku, wahai Tuhanku. Tampakkanlah kepadaku rahasia keindahan penciptaan-Mu dalam sesuatu yang kuharapkan dari-Mu. Ya Allah, wahai Yang Maha Mendengar, wahai Yang Mahadekat, wahai Tuhan seluruh keberadaan.”

Keutamaan

Ada banyak keutamaan membaca sholawat, salah satunya adalah mendapatkan syafa’at dari Nabi Muhammad SAW baik di dunia dan di akhirat.

Berikut beberapa keutamaan membaca sholawat:

1. Doanya dikabulkan

“Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi). 

2. Pahala kebaikan

“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad).

3. Bertemu Rasulullah SAW di akhirat

“Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

4. Mendapat Syafa’at

Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda: “Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR Muslim).


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.