Desember 6, 2022

 

SURYA.co.id | SURABAYA – Buka usaha dengan jualan es coklat menjadi pilihan Hirawan Halimana. Mantan atlet angkat besi nasional asal Jawa Timur (Jatim) itu mencoba usaha jualan es coklat di Surabaya.

Hirawan Halimana sendiri tercatat sebagai pelatih angkat besi Jatim pada PON XIX/2016 di Jawa Barat. Karier pelatih ditekuni selepas memutuskan pensiun jadi atlet angkat besi.

Selain menjadi pelatih angkat besi, Himawan Haliman coba membuka usaha dengan harapan bisa berkembang dan mendapat pendapatan besar.

Memanfaatkan mobil jeep Verosa lawas, Himawan Halimana memutuskan berjualan es yang mengambil lokasi di depan Gedung Judo KONI Jatim Jl Kertajaya Indah Timur Surabaya.

Usaha yang dirintis Himawan diberi nama Es Coklat GMS (Gemar Minum Soklat) dan buka setiap hari

“Saya buka usaha ini (es coklat) baru-baru ini saja. Sejak Agustus 2022 lalu di sini,” aku Hirawan terntang usaha jualan es coklat di Surabaya.

Es coklat kental yang dijual bukan coklat sembarangan. Rasa coklatnya terasa betul. Jauh beda dengan es coklat yang dijual pada umumnya.

“Saya sudah membandingkan dengan penjual es coklat lainnya. Masih kalah nikmat dan segar dibanding es coklat kental produksi saya,” klaim pria berusaha 62 tahun ini.

Himawan yang merupakan peraih medali emas PON 1985 di Jakarta, mengaku tertarik membuka usaha es coklat kental, bermulai ari melihat orang jualan es coklat di Solo dari temannya yang viral di media sosial (medsos). Sayangnya, Hirawan belum merasakan nikmatnya es coklat Solo itu, karena keburu sudah tutup.

“Waktu datang ke Solo sudah tutup,” tutur Himawan.

Viralnya es coklat Solo me njadi inspirasi bagi Hirawan untuk membuka usaha jualan es coklat di Surabaya. Bahan baku coklat mudah diperoleh di Surabaya dan kemudian diolah sendiri jadi coklat kental.

“Saya beli bubuk coklat di Surabaya. Beberapa kali saya meracik, hingga rasanya pas. Rasa coklatnya benar-benar pahit coklat,” terangnya.

Sebagai awal buka usaha ini, ayah dua anak ini tidak memikirkan keuntungan. Kepuasan konsumen diutamakan. Jika pembeli merasa puas, diharapkan bisa menjadi pelanggan tetap.

“Saya mengutakan kualitas dulu. Makin bagus kualitas coklatnya, orang pasti suka dan akan kembali,” ucap Himawan.

Himawan menjual es coklat kental dengan harga terjangkau. Satu kemasan gelas es coklat kental dibandrol Rp 10 ribu. Untuk kemasan botol isi 1 liter dihargai Rp 55 ribu.

“Kalau ada masyarakat yang ingin beli, tapi uangnya tidak cukup, tetap saya layani. Bahkan, saya juga memberikan bonus satu gelas es coklat kental sebagai bentuk layanan baik kepada calon pelanggan,” cetusnya.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.