November 26, 2022

2 menit

Masjid Sheikh Zayed di Solo baru saja diresmikan disertai adanya penandatanganan prasasti. Selain itu, tempat ibadah umat Islam tersebut ditengarai sebagai salah satu yang terbesar di Jawa Tengah.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, melakukan peresmian pada Senin (14/11/2022) lalu.

Untuk kamu ketahui, masjid dengan bentuk yang megah ini dihibahkan Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA).

Dari segi bentuk dan desain, Masjid Raya Sheikh Zayed adalah replika dari masjid dengan nama sama di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Namun, PT. Waskita Karya Tbk selaku kontraktor memberikan sentuhan budaya lokal dalam desainnya.

Desain lokal tersebut diaplikasikan dalam pemilihan materialnya, misalnya penggunaan marmer impor Italia dengan motif batik kawung.

Bahkan, karpetnya pun merupakan motif batik Solo yang berasal dari Bogor, Jawa Barat.

Masjid Raya Sheikh Zayed Punya 133 Pintu dan 99 Toilet

masjid raya sheikh zayed

sumber: radarsolo.jawapos.com

Melansir kompas.com, Waskita Karya mampu merampungkan pembangunan masjid ini dalam kurun waktu 17 bulan.

Masjid ini pun diyakini bisa memfasilitasi para jemaah karena selain desainnya yang megah, terdapat 133 unit pintu dan 99 unit toilet.

Dengan kemegahannya tersebut, tidak heran jika sejumlah pihak menyebut bahwa masjid ini menjadi salah satu masjid terbesar di kota Solo bahkan Jawa Tengah.

Sementara di sisi lain, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming berharap Masjid Raya Sheikh Zayed bisa menjadi destinasi wisata religi baru di Solo.

“Harapannya nanti ke depan kita warga Solo sama-sama bisa merawatnya. Jangan sampai ini nanti tidak terkelola,” katanya dikutip dari kompas.com.

Di luar itu, Kementerian Agama (Kemenag) menunjuk KH Abdul Rozaq Shofawi sebagai Imam Besar masjid tersebut.

Habiskan Anggaran Rp300 Miliar

peresmian masjid sheikh zayed

sumber: setkab.go.id

Melansir berbagai sumber, pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo menelan biaya sekitar Rp300 miliar.

Adapun seluruh biaya tersebut ditanggung oleh Pemerintah UEA.

Dari segi lokasi, masjid ini terletak di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Dengan bangunan 2 tingkat dan luas bangunan utama mencapai 8.000 meter, masjid bisa menampung sampai 10.000 jamaah.

Fasilitas lain yang ada antara lain pusat pendidikan agama Islam (Islamic Center) yang didalamnya terdapat Taman Pendidikan Al-Qur’an, tempat tafsir Qur’an, madrasah, hingga area pengembangan ekonomi syariah.

Mengutip tempo.co, Gubernur Jawa Tengah turut berkomentar terkait pembangunan masjid tersebut.

“Harapan saya masjid ini dapat menjadi tempat untuk memoderasi segalanya. Dapat bermanfaat bagi masyarakat, bisa menjadi tempat orang berlatih, orang ngobrol asyik. Selain tentu saja fungsi utamanya menjadi tempat ibadah warga Solo dan sekitarnya,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Property People.

Kunjungi Google News Berita 99.co Indonesia dan temukan ragam ulasan menarik.

Tak hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan informasi lainnya di Berita.99.co.

Bagi kamu yang sedang mencari hunian idaman, kunjungi laman www.99.co/id dan Rumah123.com.

Dapatkan promo menggiurkan dengan banyak diskon, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Salah satu tempat tinggal yang bisa kamu pertimbangkan adalah Grand Citra Residence yang ada di kawasan Depok.

Artikel ini bersumber dari berita.99.co.