Desember 4, 2022

Jakarta: Halo, Sobat Medcom! Pasti banyak dari kalian yang ingin mengejar pendidikan pascasarjana ke luar negeri, namun ragu akan biaya pendidikan yang mahal. Belum lagi, banyak dari kalian yang sudah berkeluarga, khawatir untuk melanjutkan edukasi di luar negeri lantaran biaya untuk membawa dan menetap bersama keluarga kecil tidaklah murah. Kira-kira bisa enggak ya?
 
Eits! Kalian tidak perlu khawatir karena tentunya bisa dong, Sobat Medcom. Berikut tiga daftar beasiswa fully-funded untuk yang ingin study abroad di luar negeri serta fasilitas yang akan didapatkan selama menetap untuk sementara waktu bersama keluarga!

1. DAAD EPOS (Jerman)

  1. Jenjang: S-2 dan S-3
  2. Pendaftaran: Agustus – Maret (tergantung program)
  3. Persyaratan:

Memiliki kemampuan bahasa dengan persyaratan*:

  1. Program studi dalam bahasa Jerman: DSH 2 atau TestDaF 4
  2. Program studi dalam bahasa Inggris: IELTS 6.0/ TOEFL ITP 550/ TOEFL CBT 213/ TOEFL iBT 80

Selain itu, beasiswa ini juga memberikan banyak sekali fasilitas untuk menunjang diri serta keluarga ketika kalian sudah di sana, berikut fasilitas yang akan diterima oleh para penerima beasiswa:

  1. Tunjangan perbulan untuk keluarga yang menerima studi**
  2. Tunjangan tempat tinggal perbulan**
  3. Tunjangan transportasi
  4. Asuransi
  5. Pelatihan bahasa Jerman 6 bulan***
  6. Tunjangan perbulan:

  • S-2:  €861 (± Rp13.2 juta)
  • S-3: €1.200 (± Rp18.4 juta)

Penjelasan lebih lanjut:

  1. *Minimal skor dapat berbeda tergantung program tujuan
  2. **Dalam kondisi tertentu
  3. ***Khusus program kuliah dalam bahasa Jerman

2. Gates Cambridge (Inggris)

  1. Jenjang: S-2 dan S-3
  2. Pendaftaran: September – Oktober
  3. Persyaratan:

  • Warga negara non UK
  • Mendaftar ke salah satu program di Univesity of Cambridge: PhD (full-time/part-time); MLitt (full-time); Program pascasarjana berdurasi 1 tahun (full-time)
  • Memiliki kapasitas  yang baik
  • Menunjukkan kompetitifitas secara akademik dan membuktikan diri dapat menyelesaikan pendidikan melalui skill, background, dan keahlian saat ini
  • Memiliki komitmen untuk membangun masyarakat di tempat di mana mereka akan tinggal dan bekerja

Fasilitas beasiswa:

  1. Biaya kuliah penuh
  2. Tiket PP
  3. Visa
  4. Uang saku sebesar €18.744 (± Rp330 juta) dengan ketentuan: S-2: untuk 1 tahun; S-3: untuk 4 tahun
  5. Tunjangan perkembangan akademik €500 – €2.000 (± Rp8.9 – Rp35.7 juta),
  6. Tunjangan keluarga: Satu anak: €10.944 (Rp192 juta); Dua anak/lebih:  €15.612 (Rp275 juta)
  7. Tunjangan Fieldwork (S-3)
  8. Tunjangan maternity/paternity
  9. Tunjangan kesulitan tidak terduga

3. British Council Women in STEM

  1. Jenjang: S-2 dan S-3
  2. Pendaftaran: Februari – April
  3. Persyaratan:

  • Perempuan yang dapat mengikuti program kuliah di UK sekitar September/Oktober
  • Menunjukkan kebutuhan bantuan dana
  • Memiliki gelar Sarjana untuk pendaftar S-2 dan menyelesaikan komponen PhD di 3 tahun terakhir untuk Early Academic Fellowships
  • Dapat memenuhi persyaratan bahasa Inggris di kampus tujuan
  • Aktif di bidang tujuan dibuktikkan dengan pengalaman kerja/ketertarikan bidang

Fasilitas beasiswa:

  1. Prestis akademik berkuliah di kampus terbaik bidang STEM di UK
  2. Tunjangan mencakupi biaya kuliah, uang saku, transportasi, visa, dan kesehatan
  3. Support spesial untuk ibu (tunjangan anak)
  4. Tunjangan bahasa Inggris.

Gimana, Sobat Medcom? Dari tiga daftar beasiswa di atas, ada nggak yang menarik perhatian kalian? Untuk kalian yang tertarik atau ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai dunia pendidikan lainnya, ikuti terus serba-serbi pendidikan Medcom terus ya! (Gracia Anggellica)
 

 

(REN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.