Desember 4, 2022

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Farman memberikan penjelasan bagaimana video dewasa antara pria dengan wanita berkebaya merah yang viral di Tiktok dan Twitter beberapa waktu lalu. 

Pemilihan kostum kebaya berwarna merah yang dikenakan oleh si pemeran wanita, menjadi pemicunya.

Karena, sejumlah kalangan masyarakat di beberapa platform media sosial sempat mengidentikan kostum si pemeran wanita tersebut sebagai busana adat warga Bali. 

Dan sejumlah spekulasi netizen menyebutkan, bahwa lokasi pembuatan video dewasa tersebut di salah satu kamar penginapan Pulau Bali. 

Padahal setelah dilakukan serangkaian tahapan penyelidikan yang dilakukan oleh anggota Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim pada Sabtu (5/11/2022), Diketahui, lanjut Farman, lokasi pembuatan video tersebut berada di sebuah kamar hotel Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya. 

“Jadi ini kenapa viral di Bali, kemungkinan masyarakat menduga karena pakaian yang dipakai pakaian adat. Mirip pakaian yang dipakai masyarakat Bali. Tapi kami tegaskan itu dilakukan bukan di Bali, tapi di Surabaya di salah satu hotel Gubeng,” ujarnya pada awak media di Banyuwangi, Senin (7/11/2022). 

Sedangkan pemeran laki-laki berhanduk putih dalam video dewasa tersebut, berinisial ACS (29) warga Surabaya. Pemeran wanita berkebaya merah, berinisial AH, warga Malang. 

Keduanya, diamankan di sebuah tempat yang sama, yakni bangunan kosan yang berlokasi di Jalan Medokan, Surabaya, sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (5/11/2022). 

“Terduga pelaku kebaya merah 2 orang. Antara lain seorang laki-laki berinisial ACS kelahiran Surabaya dan 1 perempuan, AH kelahiran Malang. Adapun penangkapan dilakukan di daerah Medokan,” 

Hingga kini, kedua pemeran dalam video dewasa tersebut, masih menjalani proses penyidikan. 

Farman menerangkan, hal tersebut dilakukan agar dapat mengetahui latar belakang motif kedua pemeran, dan proses tersebarnya video dewasa tersebut ke medsos TikTok dan Twitter, beberapa pekan lalu. 

“Kemudian saat ini sedaang kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif dari keduanya ini melakukan perekaman video dan penyebaran terhadap konten kebaya merah tersebut,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Sabtu (5/11/2022) kemarin, Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim telah melakukan pengecekan lokasi kamar hotel yang diduga menjadi tempat proses pembuatan video dewasa tersebut. 

Hasilnya, petugas telah berhasil mengidentifikasi sosok wanita berkebaya merah tersebut. Hanya saja, informasi tersebut belum dapat dipublikasikan, karena pihaknya masih melanjutkan proses penyelidikan yang terus bergulir. 


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.