Desember 5, 2022


Keberadaan ATM (Automatic Teller Machine) atau biasa disebut juga Anjungan Tunai Mandiri sangat mempermudah kita untuk melakukan ragam transaksi, terutama penarikan uang tunai, kapan pun dan di manapun.

Dengan menggunakan kartu ATM, kita bisa berbelanja di merchant-merchant tertentu tanpa harus membawa uang tunai yang memenuhi dompet.

Namun, ada masalah umum yang biasa ditemui bagi para pengguna kartu debit atau kartu ATM, yaitu kartu ATM yang terblokir. Sehingga kita tidak bisa melakukan transaksi di mesin ATM.

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi kartu ATM yang terblokir, sebaiknya kita cari tahu terlebih dulu apa penyebabnya. Dengan demikian, kita bisa lebih mudah mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Penyebab Kartu ATM Terblokir

Masalah kartu ATM yang terblokir tentu akan sedikit menyulitkan nasabahnya. Pasalnya, nasabah tidak bisa melakukan transaksi apapun, termasuk untuk mengecek saldo tabungan.

Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Berikut beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian :

1. Salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali berturut-turut

Penyebab pertama, mengapa kartu ATM kita bisa terblokir adalah salah memasukkan PIN hingga sebanyak tiga kali berturut-turut. Hal ini berlaku untuk seluruh bank, mulai dari BRI, BNI, Mandiri, BCA dan bank lainnya, baik bank swasta maupun negeri.

Jika hal ini terjadi, secara otomatis ATM kita akan terblokir. Untuk mencegah agar tidak terjadi, sebaiknya catat juga PIN di buku catatan atau ponsel. Kita bisa mengeceknya jika sewaktu-waktu lupa nomor PIN.

2. Masa berlaku kartu ATM telah habis (expired)

Kartu ATM juga memiliki masa kadaluarsa yang biasanya 5 tahun. Selama masa aktif, kita bisa melakukan berbagai transaksi di mesin ATM. Untuk mengecek tanggal kadaluarsanya, bisa melihat di bagian depan kartu ATM.

Namun jika kartu ATM telah lewat masa kadaluarsa, maka kita tidak bisa melakukan transaksi. Sebelum masa berlakunya habis, harap perpanjang kartu ATM di customer service bank penerbit kartu.

3. Pengajuan pemblokiran kartu ATM

Penyebab kartu ATM terblokir lainnya adalah disebabkan karena si pemilik menginginkan untuk memblokir kartu ATM tersebut. Biasanya dengan alasan kartu ATM hilang, dicuri atau disalahgunakan.

Lantas pemilik kartu ATM meminta pihak bank untuk melakukan pemblokiran kartunya agar tidak bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

4. Menggunakan kartu ATM di lokasi yang berbeda

Cara Mengatasi Kartu ATM Terblokir


Hal ini bisa saja terjadi ketika kita menggunakan kartu ATM di negara tertentu dan di saat ingin melakukan transaksi di luar negeri, terkadang bank akan memblokir kartunya, karena dianggap sebagai aktivitas pencurian yang dicurigai oleh bank.

5. Faktor kesalahan teknis

Kartu ATM terblokir bisa saja terjadi ketika terdapat kesalahan teknis dari pihak bank. Kesalahan tersebut bisa menyebabkan kartu terblokir. Salah satunya ketika terjadi peningkatan sistem pembayaran yang lebih canggih (update). 

Bagaimana Cara Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir?

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengurus kartu ATM yang terblokir adalah dengan mendatangi kantor cabang bank penerbit kartu tersebut. Atau kamu juga bisa menelepon ke call center terlebih dulu jika kondisi bank sudah tutup (malam hari atau saat weekend).

Sebelum datang ke bank, kamu siapkan terlebih dulu data-data yang biasanya dibutuhkan, seperti buku tabungan, kartu ATM, KTP dan informasi data diri lainnya untuk proses verifikasi. 

Pada kasus lupa nomor PIN, biasanya akan disarankan untuk mengganti PIN yang baru. Sementara kartu ATM yang telah expired, akan diberikan kartu ATM pengganti yang baru dan gratis.

Oh iya, kamu juga bisa baca artikel mengenai pengalaman mengganti kartu ATM baru untuk informasi lebih lengkap.

Mengenai nomor call center bank penerbit kartu berbeda-beda. Agar lebih jelasnya, kamu bisa mengeceknya beberapa di antaranya di bawah ini :

  • BCA dan BCA Syariah : 1500888
  • Mandiri : 14000
  • Mandiri Syariah : 14040
  • BNI dan BNI Syariah : 1500046
  • BRI : 14017 atau 1500917
  • BRI Syariah : 1500789
  • CIMB Niaga dan Niaga Syariah : 14041
  • Bank Muamalat : 1500016
  • BTPN : 1500300
  • Jenius : 1500365
  • BTN : 1500286
  • Bank Permata : 1500111
  • Bank Danamon : 1500090
  • Maybank : 69811
  • Bank Mega : 60010 dan 1500010
  • Bank Sinarmas : 1500153
  • Commonwealth : 1500030
  • Bank Bukopin : 14005
  • OCBC NISP : 1500999
  • Citi Bank : 69999
  • Panin Bank : 1500678 dan 60678
  • UOB Indonesia : 14008
  • Standar Chartered Bank : 68000

Demikian artikel tentang penyebab kartu ATM terblokir dan cara mengatasinya. Jadi, kamu jangan keburu panik ya saat kamu mengalami hal ini. Cari tahu dulu penyebabnya, lalu segera mengurusnya ke bank terkait.

Semoga bermanfaat.

Artikel ini bersumber dari www.akubisnis.com.