Desember 8, 2022

Berita Tulungagung

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tulungagung menggelar layanan kesehatan hewan gratis.

Kegiatan ini bagian dari peringatan hari jadi ke-817 Kabupaten Tulungagung tahun 2022.

Bentuk pelayanan yang diberikan berupa pemeriksaan umum kesehatan hewan, pengobatan hewan yang sakit dan pemberian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Dengan kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan status kesehatan hewan di Tulungagung,” terang Kepala Disnak Keswan Tulungagung, Mulyanto, Rabu (9/11/2022).

Selain itu, Mulyanto  juga berharap bisa meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai  bahaya penyakit hewan menular.

Layanan kesehatan hewan gratis ini diberikan sejak Oktober lalu hingga November 2022 ini.

Layanan diberikan di 5 wilayah kerja Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), yaitu Puskeswan Kedungwaru, Puskeswan Campurdarat, Puskeswan Ngunut, Puskeswan Rejotangan dan Puskeswan Kalidawir.

“Layanan kesehatan ini menjangkau 19 Kecamatan di Tulungagung, melalui 5 Puskeswan yang ada. Setiap Puskeswan membawahi wilayahnya masing-masing,” ucap Mulyanto.

Wilayah Kerja Puskeswan Kedungwaru meliputi Kecamatan Ngantru, Kecamatan Kedungwaru, Kecamatan Karangrejo dan Kecamatan Pagerwojo), Wilayah kerja Puskeswan Rejotangan meliputi Kecamatan Rejotangan.

Wilayah kerja Puskeswan Ngunut meliputi Kecamatan Sumbergempol dan Kecamatan Ngunut.

Wilayah kerja Puskeswan Campurdarat meliputi Kecamatan Besuki, Campurdarat dan Kecamatan Pakel, serta wilayah kerja Puskeswan Kalidawir meliputi Kecamatan Tanggunggunung dan Kalidawir.

Tim layanan yang terdiri dari dokter hewan sebagai medik veteriner, serta Petugas Teknis Peternakan dan Kesehatan Hewan (PTPKH) sebagai paramedik veteriner.

“Kami memberikan layanan secara aktif, door to door ke rumah warga. Semua layanan diberikan gratis,” tegas Mulyanto.

Pemeriksaan umum kesehatan hewan dilaksanakan dengan pendekatan peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif).

Khusus untuk vaksinasi PMK, menyasar ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.

Dengan kegiatan ini diharapkan bisa mendukung upaya pencapaian target Wilayah Bebas PMK di Tulungagung khususnya, dan Provinsi Jawa Timur secara umum.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.