Desember 8, 2022

SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Sistem merit atau merit system yang menjadi dasar penentuan penilaian sumber daya manusia berdasarkan kemampuan, juga diterapkan di pemerintahan. Sistem merit ini pun sudah dilakukan di Pemkab Lamongan, dan kembali para pejabat pemda kembali disegarkan pengetahuannya lewat kegiatan Pemantapan Implementasi Sistem Merit, Kamis (17/11/2022).

Kegiatan yang akan meningkatkan manajemen ASN modern menuju good governance itu, diadakan di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang membuka kegiatan itu juga menegaskan pentingnya para ASN di-charged kembali pengetahuannya sebagai upaya mewujudkan good governance.

“Pemantapan atau peningkatan kapasitas pada sistem pemerintahan modern sangat penting untuk men-charged kembali pengetahuan para ASN, Ya, untuk meningkatkan pemahaman manajemen ASN yang modern menuju good governance, ” kata Yuhronur.

Merit sistem merupakan salah satu sistem dalam manajemen SDM yang menjadikan kualifikasi, kompetensi dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian, pengembangan, promosi, retensi, disiplin dan pensiun pegawai.

Acara ini melibatkan 80 pejabat yang terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), eselon II dan III, serta camat se-Kabupaten Lamongan. Selanjutnya, Yuhronur mengajak semua ASN untuk concern pada penguatan sistem merit dalam manajemen ASN.

Mulai perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, serta sistem informasi. Ini sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan Menteri PAN-RB Nomor 40 Tahun 2018 tentang pedoman sistem merit dalam manajemen ASN.

Menurutnya, seorang pegawai dengan kompetensi dan kinerja yang tinggi akan mendapatkan kesempatan berkembang yang lebih baik. Terlepas dari tahapannya, ia menyampaikan bahwa semua ASN Lamongan mempunyai kesempatan yang sama untuk mencapai top karier.

Yuhronur menilai, bahwa pembangunan SDM di Kabupaten Lamongan menjadi sangat urgent dan penting di tengah keterbatasan, baik SDM maupun sumber daya lainnya. Sehingga dengan SDM yang ada, mampu mengungkit kinerja.

“ASN di Lamongan juga terus kami dorong untuk meningkatkan jenjang pendidikannya melalui tugas belajar maupun beasiswa. Tidak hanya itu, kami juga telah menetapkan peraturan bupati untuk mendukung implementasi sistem merit dan manajemen talenta,” ungkap Kaji Yes, sapaannya.

Asisten KASN Pokja Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah I, Mugi Syahriadi dan Kepala Bagian Tata Usaha Kanreg II BKN Surabaya, Basuki Ari Wicaksono menjadi narasumber dengan materi transformasi manajemen ASN, isu-isu strategis sistem merit dan sistem merit Kabupaten Lamongan.

Mugi dan Basuki pun memberikan pembekalan secara khusus kepada seluruh pejabat yang hadir agar mampu mengintegrasikan sistem merit. “Seluruh aparatur mulai dari Pak Bupati, Sekda, Kepala BKPSDM, Kepala OPD harus bersinergi menjalankan manajemen ASN. Saya yakin sistem merit di Lamongan akan jauh lebih baik lagi,” pungkas Mugi. ****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.