November 26, 2022

SURYA.co.id I Bintang Timnas Korsel Son Heung-min bakal tampil dengan gaya baru di Piala Dunia Qatar 2022.

Pencetak gol terbanyak Liga Inggris bersama Mo Salah (Liverpoll) musim 2021/2022 lalu tersebut, akan tampil di Qatar dengan memakai topeng pelindung wajah. Tampilan ini akan mirip Antoni Rudiger (Timnas Jerman) saat bermain di Chelsea.

Tampilan Song Heung Min dengan Topeng Zorro itu terlihat pertama kali dalam latihan bersama Timnas Korsel hari Rabu (16/11/2022).

Son harus mengenakan topeng lantaran cedera patah tulang di sekitar mata kirinya saat bermain di Liga Champions Tottenham vs Marseille awal bulan lalu. Akibat cedera itu, dia melewatkan tiga pertandingan terakhir pra-Piala Dunia Spurs.

Demi Piala Dunia, Son Heung-Min mengatakan rela mempertaruhkan kesehatannya untuk membawa kegembiraan bagi para penggemar Korea Selatan di Piala Dunia.

Baca juga: Piala Dunia, Benzema Jadi Jimat Prancis, Meski Cedera Tetap Dibawa ke Qatar

Pada hari Rabu, Son ikut sesi latihan Korea Selatan di Doha sambil mengenakan masker pelindung.

“Saya bukan dokter, sulit bagi saya untuk mengatakan kapan saya bisa bermain. Saya akan melakukan yang terbaik dalam situasi ini,” kata Son.

“Dari sudut pandang fans, saya mungkin mengambil resikoi terlalu jauh, tapi pemain sepak bola selalu bersaing dengan risiko seperti itu.

“Saya hanya ingin memberikan kegembiraan dan memenuhi harapan para penggemar kami. Saya lebih dari bersedia menanggung risiko itu.

“Setiap orang yang datang ke Piala Dunia ingin bermain dengan baik, tetapi dibutuhkan lebih dari itu. Secara realistis, lebih penting mempersiapkan pertandingan daripada hanya memiliki keinginan untuk bermain dengan baik.

“Saya tidak bisa memprediksi masa depan, tapi saya ingin menjadikan ini Piala Dunia yang istimewa, menggunakan setiap ons energi yang saya miliki.”

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia di SCTV, Indosiar dan Moji TV

Korsenl akan menjalani pertandingan pembuka Grup H melawan Uruguay pada 24 November.
Son belum dipastikan untuk tampil di laga ini.

Son mengaku masih perlu adaptasi dengan topengnya. “Awalnya saya terkejut betapa nyamannya masker itu,” tambah Son.

Selain itu, Son merasa suhu Qatar yang panas juga menjaid tantangan tersendiri. “Rasanya sedikit berbeda di sini dibandingkan di Inggris, karena di sini lebih panas dan saya banyak berkeringat hari ini.

“Masker karbon ini sangat ringan, dan sepertinya tidak akan pecah. Jika topeng pecah, itu berarti sesuatu telah terjadi pada wajah saya, jadi saya harap tidak sampai seperti itu!”


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.