Desember 4, 2022

SURYA.co.id – PT BIMA menyiapkan sejumlah langkah menghadapi peluang bisnis sebagai upaya untuk menjaga sustainability perusahaan, kemajuan engineering solutions, serta memperkuat industri Pelabuhan nasional.

Direktur Utama PT BIMA, Andriyuda Siahaan, dalam acara peringatan HUT Ke-7 tahun PT BIMA di Graha Indrprasta, Surabaya, Jawa Timur, mengungkapkan capaian PT BIMA saat ini tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja, tapi harus dilihat dari perjalanannya menaklukkan berbagai tantangan dari waktu ke waktu.

PT BIMA yang pada awal berdirinya hanya sebagai perusahaan penyedia spare part, maintenance alat berat kepelabuhanan merawat 40 persen peralatan Pelindo 3 dan hingga saat ini PT BIMA telah memegang 95 % alat di wilayah Pelindo Regional 3 yang terdiri dari 19 site dengan populasi alat 978 buah.

Dalam perjalannya BIMA bertransformasi menjadi perusahaan Engineering Solutions yang memberikan pelayanan total pada bidang maintenance dan port facilities terlengkap dan siap menusantara.

“Dalam pelayanan kami di bidang Peralatan senantiasa berusaha untuk melakukan improvement dengan selalu menjaga capaian availability dengan rata-rata 90 % , di atas standar yang ditetapkan oleh user. Hal tersebut membuktikan kinerja PT BIMA untuk menjaga kepercayaan yang diberikan dalam memastikan kesiapan alat produksi di seluruh Pelabuhan di mana PT BIMA berada.” ujar Andriyuda Siahaan.

Dalam hal ini, PT BIMA telah menyiapkan sejumlah strategi untuk melakukan ekspansi bisnis tidak sebatas menjadi perusahaan engineering solutions saja, tetapi juga Excellent Port Engineering Center di Indonesia pada waktu mendatang.

Para pendiri sekaligus pelopor lahirnya PT BIMA juga hadir dalam acara HUT 7 tahun PT BIMA yaitu Husein Latief serta Djarwo Surjanto.

Dalam sambutannya bapak Husein Latif menuturkan sangat terharu, bangga dan bersyukur PT BIMA bisa sebesar ini.

“Dan perannya sangat signifikan dalam rangka memperbaiki dan menjaga fungsi daripada mesin angkat,’’ terangnya

Sementara Djarwo Surjanto menerangkan Bima itu kuat dalam pewayangan.

“Tidak banyak omong dan kerja keras dan pada hari ini saya sangat berbahagia dan saya berani bilang Bima berada ditangan yang tepat semoga angka 7 tahun ini membawa keberkahan untuk PT BIMA,” kata Djarwo Surjanto.

Hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam HUT tahun ini, yakni ‘The Journey of BIMA to Nusantara’, yang dapat diartikan sebagai semangat untuk terus menjelajah, berpetualang, menghadapi berbagai tantangan baru.

Sejalan dengan merger Pelabuhan Indonesia 1, 2, 3 dan 4 menjadi 1 Pelindo yang saat ini terdiri dari 94 Pelabuhan dengan 2.246 alat, maka salah satu tantangan yang kini tengah dihadapi PT BIMA adalah kebutuhan kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan pada pengguna jasa yang ke depannya cakupan wilayah kerja BIMA akan semakin meluas dan menusantara.

Turut hadir dalam memberikan sambutan bapak Edi Priyanto selaku Direktur SDM PT Pelindo Terminal Petikemas.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.