Desember 5, 2022

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA – Memperingati Breast Cancer Awarenesss Month atau Bulan Kanker Payudara Sedunia, PT Sewu Segar Primatama melalui merek dagang Re.juve menggelar rangkaian kegiatan menarik yang merupakan bagian dari kampanye Re.juve Think Pink, Think Hope.

Melalui situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia, serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker.

Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia.

Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Hal ini yang menjadi latar belakang dukungan Re.juve terhadap momen ini melalui rangkaian acara dan kegiatan.

Selama bulan Oktober, adapun kegiatan Think Pink, Think Hope diantaranya adalah dengan kegiatan giveaway di media sosial Re.juve, menjadi bagian untuk mendukung kegiatan ‘Yoga For Charity’ oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, ‘Easy Sunday Ride’ bersama komunitas pesepeda komunitas BKT.CC.

Diikuti dengan talkshow bersama dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Kanker Dharmais dr Nanie Dewi MGizi SpGK serta CEO dan Presiden Direktur Re.juve Richard Anthony yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengadopsi Sustainable Healthy Lifestyle dalam upaya mencegah Kanker Payudara.

Kampanye Think Pink, Think Hope ini ditutup oleh Re.juve dengan sesi talkshow kepada masyarakat umum bekerja sama dengan Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Puri pada Sabtu, 29 Oktober 2022 dengan mengundang dr Kristina Maria Siswiandari SpB(K)Onk, dokter spesialis onkologi RSPI Puri Indah sebagai narasumber.

Pada sesi talkshow bersama dr Nanie Dewi MGizi SpGK selaku pakar gizi sekaligus Kepala Instalasi Gizi RS Kanker Dharmais, serta Richard Anthony selaku CEO dan Presiden Direktur Re.juve.

“Terjangkitnya kanker payudara dapat disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya genetik, riwayat tidak menyusui, aktivitas fisik, gaya hidup, serta pemilihan jenis makanan yang juga perlu diperhatikan,” kata dr Nanie Dewi MGizi SpGK, dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup pun dapat membantu mencegah terjangkitnya kanker payudara karena mengandung polifenol dan serat yang tinggi.

“Setiap individu perlu cermat dalam merasakan perubahan yang terjadi pada payudara. Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri atau yang biasa disingkat dengan SADARI. Jika merasakan adanya nyeri, benjolan, maupun rasa tidak nyaman pada payudara, diharapkan segera lakukan pemeriksaan secara lanjut dengan dokter,” beber dr Kristina Maria Siswiandari SpB(K)Onk, dokter spesialis bedah onkologi RSPI Puri Indah, dalam sesi talkshow ‘Preventing Breast Cancer Through Sustainable Healthy Lifestyle’ bersama Re.juve.

CEO dan Presiden Direktur Re.juve, Richard Anthony, menyarankan seperti yang sudah disampaikan oleh pakar medis, bahwa mengonsumsi buah dan sayur setiap harinya dapat membantu.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.