Desember 6, 2022

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggenjot penyaluran kreditnya melalui berbagai kanal, salah satunya kanal digital. Aplikasi BTN Properti ini bisa dimanfaatkan masyarakat baik melalui aplikasi ponsel maupun website untuk memberikan kemudahan dalam mencari hunian idamannya.
 

Direktur IT & Digital Andi Nirwoto mengatakan masyarakat yang mengakses BTN Properti semakin meningkat, dan jumlah developer yang bergabung juga terus bertambah. Hingga Oktober 2022, lebih dari 6.000 developer telah bergabung dengan BTN Properti for Developer.
 
“Setelah BTN Properti for Developer hadir pada Februari 2022 ini, developer mulai ramai-ramai bergabung dengan BTN Properti for Developer untuk merasakan kemudahan kemudahan di dalamnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 21 November 2022.


Menurut Andi, besarnya antusias masyarakat yang mengunjungi BTN Properti membuat para banyak pengembang mendaftarkan proyek perumahannya di kanal digital. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan akuisisi developer 2022 yang melonjak lebih dari 360 persen secara YoY.
 
“Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, sejumlah fitur-fitur sedang disiapkan untuk menambah kelengkapan BTN Properti, salah satunya mengintegrasikan BTN Properti dengan SiKasep yaitu aplikasi milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” jelasnya.
 
Selain itu, ada pengaplikasian e-materai, digital signature dalam pengajuan KPR di aplikasi BTN Properti. Untuk pengembang, ke depannya pihaknya juga menyiapkan layanan Kredit Komersial secara online. 
 
Andi menuturkan, peningkatan fitur BTN Properti akan terus ditingkatkan, di antaranya fitur Digital Verification yang terintegrasi dengan Dukcapil. Dengan fitur ini bisa melakukan verifikasi secara langsung terhadap para pengunjung dan calon debitur BTN. 
 
“Dengan adanya fitur Digital Verification tersebut, calon debitur dapat melakukan verifikasi diri secara mandiri sebelum mengajukan kredit melalui BTN Properti, dengan tujuan percepatan durasi proses pengajuan pinjaman nasabah,” jelasnya.
 
Dalam fitur Digital Verification juga tedapat fitur OCR yang mampu mengenali data text pada fisik E-KTP dan secara otomatis akan mengisikan data tersebut pada system. Sehingga, dengan adanya Digital Verification BTN Properti ini dapat meningkatkan experience nasabah serta memberikan kemudahan nasabah dalam pengajuan kredit KPR secara online.
 

Andi menjelaskan, fitur lainnya yang menjadi andalan kanal digital perseroan yakni BTN Properti for Developer. Fitur ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah developer dapat mengajukan KPR secara online yang dapat dengan mudah diakses kapanpun dan dimanapun. 
 
“Selain itu, developer juga dapat melakukan monitoring status pengajuan kredit dengan mudah, apakah masih dalam draft, atau sudah in progress, bahkan sudah approved, booking ataupun reject,” tukasnya. 
 
Platform BTN Properti for Developer saat ini telah dapat terintegerasi dengan beberapa mitra developer serta pihak ketiga lainnya.
 
“Kami yakin melalui berbagai usaha BTN terkait peningkatan fitur/ layanan BTN Properti serta juga meluasnya kerja sama dengan berbagai pihak ketiga dan developer maka niscaya terdapat peningkatan jumlah KPR secara online, di mana per Oktober ini jumlah realisasi kredit online melalui BTN Properti mengalami peningkatan lebih dari 66 persen secara YoY,” kata Andi.
 
Tidak hanya berhenti di BTN Properti, BTN juga terus melakukan pengembangan pada aplikasi BTN Smart Residence. Aplikasi yang dirilis 2021, terus ditingkatkan fiturnya guna memanjakan dan memenuhi semua kebutuhan nasabah.
 
Aplikasi BTN Smart Residence mempermudah hubungan antara penghuni/ merchant/ tenant dan pengelola dalam proses pembayaran berbagai tagihan/ iuran, IPL, parkir, pertukaran informasi sampai dengan keluhan atau pengaduan.
 
“Kami saat ini mengupayakan integrasi BTN Smart Residence dengan sejumlah fitur misalnya layanan untuk rumah tangga seperti daily cleaning, service AC, service mesin cuci dan lain sebagainya, juga integrasi dengan marketplace serta e-wallet,” kata dia.
 

(KIE)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.