Desember 5, 2022

Bekasi: Minuman kekinian menjadi favorit anak muda lantaran rasanya yang bikin nagih dan packaging yang menarik. Kendati demikian, anak muda juga harus bisa mengontrol asupan minuman kekinian, seperti kandungan gula berlebih.

Pasalnya, jika terlalu banyak meminumnya, bukan tak mungkin remaja bisa terkena diabetes. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa diabetes yang menyerang anak mudah justru lebih berbahaya.

Hal inilah yang menjadi peringatan penting bahwa diabetes yang dialami di usia muda lebih sangat berbahaya serta sulit untuk ditangani. Menanggapi fakta tersebut, Chief Business Development Officer MeeNUM Indonesia, Selva Marsentiani punya cara cerdik agar anak muda yang mengonsumsi minuman kesehatan tak menanggalkan pentingnya mencegah diabetes.

“Pemilik brand minuman kekinian juga harus mengedukasi konsumen tentang pola hidup sehat. Sebenarnya hal ini nanti kita edukasi juga ke anak muda bahwa tetap loh gaya hidup sehat ke sosial media kita,” kata Selva dalam peluncuran tampilan baru MeeNUM di Bekasi, Jawa Barat.

Edukasi yang dimaksud Selva berupa mengonsumsi minuman manis harus diimbangi dengan makanan sehat lainnya seperti sayur dan buat. Sedangkan, minuman kekinian yang dikonsumsi tidak berlebihan dan dibarengi olahraga.

“Yang penting diimbangi dengan gaya hidup sehat, karena sebenarnya anak muda sekarang minum ini kalau tidak dibarengi olahraga, diimbangi nggak cuma gula-gula terus, banyak sayur,” terang Selva.

“Apalagi kini brand minuman juga bisa memberi pilihan pada konsumen kadar gula atau tingkat manis yang bisa disesuaikan,” sambungnya.

Kemudian Selva juga tak menampik kalau angka diabetes Indonesia cenderung tinggi, yakni sekitar 13 juta dari total penduduk Indonesia. Untuk itu, masyarakat khususnya anak muda perlu memahami minuman seperti boba gula dan kalorinya, ternyata bisa membantu asupan yang dibutuhkan tubuh.

“Boba sejatinya bisa membantu asupan gula ke tubuh. Lalu kalori yang ada di boba juga bisa memberikan energi di tubuh,” jelasnya.



Ilustrasi MeeNUM

Untuk itulah, MeeNUM membuka outlet dengan konsep kekinian melalui sistem dine in dan menyediakan fasilitas Wi-Fi di sekitaran Bekasi. Konsep ini merupakan bagian MeeNUM agar anak muda yang gemar nongkrong bisa mendapatkan pengalaman dan edukasi juga saat mereka berada di outlet ini.

“Kami ingin membangun relevansi dan kedekatan dengan target konsumen yang didominasi oleh anak muda rentang usia 15-22 tahun,” kata Selva.

Sementara warna ungu diaplikasikan pada logo, interior dan exterior outlet, digital asset seperti website dan instagram, serta product material. Sehingga menghadirkan identitas baru MeeNUM yang lebih menyenangkan dan menarik.

“Kami ingin menjadi tempat yang nyaman bagi para anak muda untuk menghabiskan waktu dalam melahirkan ide-ide kreativitas, maupun sebagai sarana yang menyenangkan bagi anak muda yang gemar berkumpul bersama teman-teman sebagai bagian dari gaya hidup saat ini,” papar Selva.

Setidaknya, 15 outlet MeeNUM sudah diubah konsepnya bisa untuk dine in. Sementara Selva menargetkan 135 outlet hingga akhir 2022, MeeNUM hadir dengan konsep baru kekinian di Jabodetabek, Jawa, hingga Sumatera.
(FIR)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.