Desember 4, 2022

Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno optimistis sektor parekraf dapat tumbuh dan bertahan di kuartal empat 2022.
 
“Untuk kuartal empat, kami lebih optimistis karena ada liburan akhir tahun, dan peningkatan wisatawan mancanegara yang kita harapkan bisa di atas tiga juta dan juga pergerakan wisatawan dalam negeri yang targetnya 1,4 miliar,” kata Sandiaga dikutip dari Antara, Kamis, 10 November 2022.
 
Lebih lanjut, Menparekraf mengatakan pergerakan para pelancong diharapkan akan terus menopang pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan lapangan kerja terkait. Ia melanjutkan, kini jumlah lapangan kerja sudah berada di atas 40 juta.


“Harapannya tentunya dengan kegiatan-kegiatan peningkatan produk lokal juga menopang ekspor yang lebih tinggi tahun depan,” kata Sandiaga.
 
“Sektor parekraf ini akan menjadi penyumbang mendekati angka 12,5 persen hingga 13 persen dari ekonomi nasional, dan harapannya bisa meningkat menjadi 15 persen dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.
 
Optimisme Menparekraf pun bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III-2022, yakni 5,72 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau lebih tinggi dari triwulan II-2022 yang sebesar 5,45 persen (yoy).
 
“Kita sangat bersyukur dan optimis karena di kuartal tiga, menunjukkan pertumbuhan sektor konsumsi, investasi, dan ekspor yang kinerjanya positif, serta terciptanya peluang-peluang lapangan kerja yang bisa menompang momentum kebangkitan ke depan,” ujar Sandiaga.
 
“Kita di sektor parekraf mencatat sektor transportasi, akomodasi dan makanan-minuman menjadi penopang utama dari angka 5,72 persen, yang merupakan (angka) di atas konsensus dari para analis,” imbuhnya.
 
Untuk menjaga momentum tersebut, Sandiaga mengatakan pemerintah mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar usahanya dapat memiliki ketahanan (resilience) dan berkelanjutan (sustainable) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan resesi 2023.
 
Adapun upaya yang dilakukan, pertama, adalah pelatihan, pendampingan, mentoring dan inkubasi bagi para pelaku usaha kreatif.
 
“Ini satu klaster khusus untuk menyiapkan mereka menghadapi potensi resesi global. Kita harapkan resesi ini tidak berkelanjutan,” papar Sandiaga.
 
Lebih lanjut, ada pula bantuan dari segi fasilitas termasuk kemudahan perizinan dan sertifikasi guna mendorong UMKM naik kelas.
 
“Ketiga adalah fasilitas pembiayaan terutama dengan terobosan pembiayaan berbasis hak kekayaan intelektual (HKI). PP Nomor 24 Tahun 2022 memberikan ruang pembiayaan berbasis HKI, ini yang nanti akan kita tawarkan ke pemilik-pemilik merek, yang menjadi angunan itu bukan benda seperti tanah, rumah, mobil, tapi juga merek dan HKI lainnya,” kata Sandiaga.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

(SAW)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.