Desember 6, 2022

Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencatat enam perusahaan anyar untuk melantai di bursa. Keenam perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan ke-45, 46, 47, 48, 49, dan 50.
 
Enam perusahaan yang akan melakukan seremoni pencatatan perdana saham adalah:

Mengutip keterangan tertulis masing-masing perusahaan, Selasa, 8 November 2022, berikut ulasan perusahaannya.
 
Famon Awal Bros Sedaya menawarkan sebanyak 302.222.300 saham dengan harga penawaran Rp900 setiap saham. Persentase kepemilikan masyarakat mewakili sebanyak 2,28 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sementara total dana yang dibidik dari aksi IPO ini Rp272 miliar.


Lalu, untuk Jayamas Medica Industri dalam aksi ini melepas sejumlah 4.058.850.000 saham kepada publik. Besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp204 per saham. Perusahaan menargetkan dapat meraup dana Rp828,005 miliar.
 

Kemudian, Global Digital Niaga melepas saham 17,7 miliar saham atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp450 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO Blibli berhasil dimaksimalkan sepenuhnya hingga mencapai batas atas sebanyak 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, sehingga perusahaan menggalang dana sekitar Rp8 triliun atau setara USD513 juta)
 
Sementara, Wulandari Bangun Laksana melepas sebanyak 2,75 miliar saham melalui penawaran umum perdana dengan harga penawaran sebesar Rp100 per saham. Target dana yang diperoleh dari hasil IPO ini sebesar Rp275 miliar.
 
Sedangkan untuk Citra Borneo Utama akan melepas 625 juta saham baru atau setara dengan 20 persen dari modal disetor dan  ditempatkan perseroan, dengan harga Rp690 per saham.
 
Terakhir, Menthobi Karyatama Raya tercatat akan melepas 2,5 miliar saham atau 20,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp120 per saham. MKTR membidik dana Rp300 miliar.
  
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 

(ANN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.