Desember 4, 2022

SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Untuk mempersiapkan generasi emas pada tahun 2045, Pemerintah Kabupaten Lamongan intens wujudkan kolaborasi pentahelix, salah satunya dengan Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla).

Proses kerja sama untuk menelurkan gagasan atau ide dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama menuju visi bersama dengan Umla adalah sebagai salah satu bagian dari lima konsep Pentahelix.

Kolaborasi yang dicanangkan tersebut dimaksudkan untuk membentuk SDM Lamongan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Sebab, memasuki era society 5.0 dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat, kolaborasi ini sebagai langkah kesiapan Lamongan mewujudkan sumber daya manusia bermindset digital,” ungkap Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, di Auditorium Budi Utomo lantai 3 Umla, Selasa (8/11/2022).

Baca juga: Wujudkan Wilayah Bersinar, BNNK Nganjuk Gelar Penyuluhan P4GN untuk Pelajar SMA/SMK

Baca juga: Tombak Pusaka Kiai Upas Akhirnya Dikembalikan ke Griya Dalem Kanjengan Tulungagung

Ke depan, yang harus dipersiapkan adalah mencetak SDM sebagai agen of change, SDM yang lincah, SDM yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan dan keadaan.

“Lebih-lebih ini telah menjadi konsep Pak Rektor, dan sekali lagi Umla ini telah menjadi bagian dari pentahelik yang terus kita kembangkan di Kabupaten Lamongan,” katanya.

Lebih-lebih, saat ini telah terjadi disruption VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) atau adanya hal-hal baru yang belum pernah ditemui dan terjadi di masa sebelumnya, makanya ia terus berupaya melakukan berbagai kerjasama untuk menjawab tantangan dan menjadi peluang pada isu-isu penting dunia.

Diungkapkan Rektor Umla, Abdul Aziz Alimul Hidayat yang baru saja dilantik oleh Majelis Diktilibang Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan kesiapan Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk berkonsentrasi dalam perkembangan Lamongan.

“Bekerjasama dengan Lamongan, untuk pemberdayaan perkembangan manusia, saya siap membantu teman-teman di pemkab sekaligus penelitian dan pengabdian di lapangan, ” ungkap Aziz.

Sudah banyak penelitian dan pengabdian yang telah di lakukan oleh teman-teman, yang tujuan spesifiknya rencana jangka pendek atau menengah jangka pendek kabupaten seiring dengan universitas.

“Seiring dengan apa yang dikatakan bapak bupati tentang pentahelix ini akan saya coba untuk ikut dalam perkembangan Lamongan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Aziz mengatakan, terdapat 5 nilai yang akan diintegrasikan di mindset tenaga pendidik Umla yaitu Islami, profesional, inovatif, adaptif, dan kolaboratif.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.