Desember 4, 2022

SURYA.CO.ID – Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2022, SMAK St. Louis 1 Surabaya mencoba merefleksi kembali perjuangan para pahlawan, melalui pertunjukan teatrikal.

Bersama Komunitas Pemuda Surabaya Juang, para siswa dan guru SMAK St. Louis 1 menampilan peristiwa heroik yang pernah terjadi di Gedung Sinlui.

Sebagai informasi, melansir laman smakstlouis1sby.sch.id, gedung SMAK St. Louis di Jalan Polisi Istimewa nomor 7 pernah menjadi markas Pasukan Polisi Keresidenan Surabaya saat revolusi 10 November 1945.

Selain itu, gedung Cagar Budaya tersebut juga menjadi saksi bisu perkembangan Kota Surabaya dari tahun ke tahun.

Disaksikan 1500 siswa, pertunjukan teatrikal bertajuk “Kibar Bendera 10 November 2022” diawali dengan kabar Kota Nagasaki dan Hirosima dibom oleh sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Saat itu Jepang menyatakan kalah perang.

Kondisi ini dimanfaatkan para negarawan, Proklamasi Republik Indonesia lantas dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Sukarno Hatta di Jakarta.

Sementara di Kota Surabaya, berita proklamasi itu telah sampai ke meja para redaktur Radio dumai melalui pesan telegrafis.

Agar Berita ini menyebar keseluruh warga kota Surabaya, pewarta yang berjiwa pejuang, menyiarkan Proklamasi Republik
Indonesia dalam bahasa Jawa & Bahasa Madura. Dari sinilah kemudian dikibarkan bendera Merah putih yang pertama kali di Surabaya setelah pengumuan kemerdekaan.

Namun terjadilah peperangan selama 3 hari di Surabaya. Tentara Gurkha inggris Kuwalahan membendung perlawanan arek-arek Surabaya, kekuatan pemuda surabaya diatas angin, gedung di RRI dibakar dan banyak kurban berjatuhan dari kedua belah pihak.

Jendrla Mallaby kuwalahan lalu menghubungi markas sekutu di Singapora, minta atasannya mengusahakan genjatan senjata.

Ultimatum tentara Inggris itu adalah
penghinaan bagi para pejuang dan rakyat yang telah membentuk banyak badan perjuangan milisi.

Ultimatum ditolak dan menentang kembalinya penjajahan Belanda yang
memboncengi tentara Inggris di Indonesia khususnya di Surabaya.

Tentara Inggris Mengawali dengan pengeboman dari udara ke gedung pemerintahan di Surabaya, dan mengerahkan 30.000 infantri, sejumlah pesawat terbang, Tank dan Kapal
perang dan membombardir kota Surabaya.

Tentara sekutu dibuat shock karena target memiliki benteng keyakinan yang kuat.


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.