Desember 4, 2022

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Membagi waktu untuk mengikuti kompetisi berjenjang di tengah kesibukan sebagai mahasiswa menjadi pekerjaan besar bagi Nydia Yuliana Lembong.

Mahasiswa Ilmu Sejarah 2022 Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga ini harus membagi watu untuk kuliah di Surabaya dan mengikuti rangkaian kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kalimantan Timur dengan Asosiasi Duta Pariwisata Kalimantan Timur di Samarinda.

Tak sia-sia, pengorbanan dan kerja keras selama proses kompetisi membuatnya berhasil meraih penghargaan Putri Pariwisata Kalimantan Timur 2022.

Nydia menceritakan kisahnya, ia harus melewati tahapan pertama pada tingkat kota terlebih dahulu.

Namun, pada periode 2021 Nydia telah menjadi Duta Wisata Kota Balikpapan ia diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakatnya ke tingkat regional yaitu Kompetisi Putri Pariwisata.

“Kota Balikpapan membekali para delegasinya yang akan naik ke provinsi dengan tujuan bukti nyata pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Dalam kompetisi itu tak mudah bagi Nydia, banyak sekali tantangan dan rintangan yang harus dihadapi salah satunya time management.

Ia diharuskan memiliki manajemen waktu yang baik dimana keadaan yang Nydia alami mengharuskan ia untuk bolak-balik dari Balikpapan ke Surabaya.

“Saya juga sering overworking hingga ia jatuh sakit karena cukup berat sekali untuk manajemen waktu antara kuliah di Surabaya dan kompetisinya di Kalimantan Timur,” kenangnya.

Selain time management, ia juga harus membuat inovasi yang out of the box, dengan mengangkat feature program merupakan inovasi berwisata menggunakan virtual reality tourism guna menghadapi era digitalisasi di Indonesia.

Dalam merealisasikan inovasinya, Nydia menghabiskan waktu 2,5 bulan untuk menjalankan inovasinya dengan lancar.

“Cukup susah ntuk mewujudkan inovasi ini karena adanya keterbatasan informasi dan dana,”lanjutnya.

Nydia tak kehabisan akal, ia mencari dana lainnya sembari melakukan riset untuk mewujudkan program virtual reality tourism pertama di Indonesia.

Hal yang membuat Nydia semangat di kala tantangan dan rintangan yang ia alami yaitu kecintaannya pada daerah asalnya.

“Saya melihat adanya potensi besar yang dimiliki oleh Kalimantan Timur, dan sebagai anak muda saya ingin mengabdikan diri saya sebagai putri daerah yang dapat memberikan kontribusi dan kerja nyata sebagai anak muda,” tambahnya.

Selama kompetisi, ia telah mendapatkan benefit yang tak ternilai yaitu ilmu yang dapat membuka pola pikir Nydia lebih luas, mendapatkan relasi, dan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.